Korem Gapo Buka Jalan Desa Terisolasi di Banyuasin Melalui TMMD ke-127
Korem 044/Garuda Dempo (Gapo) membuka akses jalan desa terisolasi di Banyuasin, Sumatera Selatan, melalui program TMMD ke-127 tahun 2026, wujudkan pembangunan dari desa.
Komando Resor Militer (Korem) 044/Garuda Dempo (Gapo) mengambil langkah nyata dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan Sumatera Selatan. Melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 tahun 2026, Korem Gapo fokus pada pembukaan jalan desa. Program ini bertujuan untuk mengatasi isolasi geografis di Desa Wonosari, Kabupaten Banyuasin.
Kepala Staf Korem 044/Garuda Dempo, Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, menegaskan bahwa sasaran fisik utama TMMD kali ini adalah pembukaan jalan terisolasi. “Sasaran fisik yang akan dikerjakan dalam kegiatan TMMD kali ini yakni pembukaan jalan terisolasi di Desa Wonosari, Banyuasin,” kata Kolonel Inf Andi Gus Wulandri di Palembang, Sabtu. Pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Korem 044/Gapo secara spesifik ditangani oleh Kodim 0430/Banyuasin.
Selain pembukaan akses jalan, kegiatan TMMD ke-127 juga mencakup penggalian saluran air dan pembangunan gorong-gorong beton bertulang. Peningkatan infrastruktur pendukung lainnya juga menjadi bagian integral dari program ini. TMMD ke-127 mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa', yang merefleksikan semangat gotong royong dan komitmen TNI.
Sinergi TNI-Rakyat Wujudkan Infrastruktur Desa
Program TMMD ke-127 tahun 2026 menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan wilayah perdesaan. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. TMMD diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga setempat, meningkatkan kualitas hidup mereka.
Kegiatan fisik yang dilakukan tidak hanya terbatas pada pembukaan jalan desa yang sebelumnya terisolasi. Penggalian saluran air dan pembangunan gorong-gorong beton bertulang juga menjadi prioritas. Infrastruktur ini esensial untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat Desa Wonosari, seperti akses transportasi dan drainase yang lebih baik.
Kepala Staf Korem 044/Garuda Dempo, Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, menjelaskan bahwa TMMD ke-127 dilaksanakan oleh Kodim 0430/Banyuasin. Fokus pada Desa Wonosari menunjukkan perhatian khusus terhadap daerah yang membutuhkan aksesibilitas. Peningkatan infrastruktur ini diharapkan dapat membuka potensi ekonomi lokal dan mengurangi kesenjangan pembangunan.
TMMD Nasional dan Dampak Positif bagi Masyarakat
Secara nasional, program TMMD ke-127 tahun 2026 dilaksanakan di 48 kabupaten/kota di seluruh Indonesia [8, 14, 17]. Desa Wonosari di Banyuasin menjadi salah satu lokasi terpilih yang mendapatkan prioritas pembangunan. Ini menunjukkan skala dan cakupan program yang luas, menjangkau berbagai daerah terpencil.
Tema 'TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa' bukan sekadar slogan, melainkan tekad kuat untuk menumbuhkan kembali nilai gotong royong. Program TMMD Korem Gapo Banyuasin ini dirancang untuk memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Diharapkan dapat menciptakan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui program TMMD, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin diperkokoh. Ini adalah upaya kolektif untuk mengatasi kesenjangan pembangunan dan meningkatkan taraf hidup di pedesaan. Manfaat yang diharapkan meliputi peningkatan aksesibilitas, perbaikan sanitasi, dan pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews