Komnas HAM Tinjau TKP Penembakan 3 Polisi di Way Kanan
Komnas HAM memverifikasi lokasi penembakan, gelanggang sabung ayam, hingga titik-titik lain yang terkait dengan insiden tersebut.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meninjau langsung lokasi penembakan tiga anggota polisi yang tertembak saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Penembakan tersebut diduga dilakukan oleh anggota TNI.
Tak hanya meninjau lokasi kejadian, tim Komnas HAM juga bertemu dengan keluarga korban di Polsek Negara Batin untuk menggali informasi dan memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.
Koordinator Sub Komisi Penegakan HAM Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing menyampaikan, pihaknya meninjau lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan terhadap tiga anggota polisi yang gugur dalam tugas.
“Kami meninjau lapangan ke TKP peristiwa penembakan terhadap 3 polisi Way Kanan, kami menggali fakta-fakta dengan koordinasi Polda Lampung, Polres Way Kanan dan juga Polsek Negara Batin, didampingi para kuasa hukum para keluarga korban,” katanya, Jumat (11/4).
Cek Denah, Lokasi Sabung Ayam hingga Titik Tewasnya Polisi
Komnas HAM memverifikasi lokasi penembakan, gelanggang sabung ayam, hingga titik-titik lain yang terkait dengan insiden tersebut.
“Termasuk lokasi korban ditembak, lokasi gelanggang sabung ayam dan juga beberapa tempat yang kami telusuri di Negara Batin, peran kami sendiri melakukan pemantauan dan meminta keterangan, Polda, Polres, pihak RS Bhayangkara yang melakukan otopsi,” jelas Uli.
Dari hasil pengecekan, terkonfirmasi posisi korban tewas, termasuk denah lokasi yang menggambarkan arena sabung ayam, area kebun karet dan tebu, serta arah korban lari ke hutan.
“Sesuai dengan denahnya dan gambarkan, di garis polisi dan juga kami ingin mengecek tempatnya dan betul terkonfirmasi meninggalnya 3 polisi. Meninggalnya Petrus dan Listianto di luar arena sabung ayam, dan Ghalib betul ditempat tersebut dan terkonfirmasi arah ke hutan,” ujarnya.
Komnas HAM juga melakukan pemanggilan terhadap para saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Telah terkonfirmasi lokasi dan juga para peserta sabung ayam, serta menggali para saksi di sana adanya tembakan,” tambahnya.
Langkah selanjutnya, menurut Uli, adalah menganalisis temuan di lapangan untuk merumuskan rekomendasi penegakan hukum.
Uli menambahkan, Komnas HAM meminta penanganan kasus penembakan tiga polisi ini dilakukan secara adil dan tranparan.
"Kami meminta adanya penindakan hukum yang adil dan transparan untuk kasus penembakan ini," ujarnya.
“Dan kami memastikan adanya pemulihan untuk keluarga korban, baik untuk anggota keluarga dan pemulihan lainnya terkait dengan ada bantuan psikologi,” pungkasnya.