Besok Rekonstruksi 2 TNI Tembak 3 Polisi, Keluarga Soroti Lokasi Reka Ulang Tidak di Sabung Ayam Way Kanan

Keluarga mengakui diundang untuk memantau jalannya rekonstruksi.

Yosephin Suci Wulandari
Besok Rekonstruksi 2 TNI Tembak 3 Polisi, Keluarga Soroti Lokasi Reka Ulang Tidak di Sabung Ayam Way Kanan
Besok Rekonstruksi 2 TNI Tembak 3 Polisi, Keluarga Soroti Lokasi Reka Ulang Tidak di Sabung Ayam Way Kanan (Merdeka.com)

Denpom II/3 Lampung akan melakukan rekonstruksi penembakan tiga polisi yang dilakukan Kopda Basar dan Pletu Lubis. Penembakan dilakukan tersangka ketika tiga pelaku melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Way Kanan pada, Kamis (17/3) lalu.

Rekonstruksi dilakukan di Satlog Denbekang Bandar Lampung yang berlokasi di Jalan Bypass, Way Dadi Sukarame Bandar Lampung.

Tim Kuasa Hukum Hotman Paris Hutapea 911, Putri Maya Rumanti yang merupakan kuasa hukum ketiga keluarga membenarkan pihaknya mendapatkan undangan menghadiri langsung rekonstruksi.

"Benar saya dapat undangannya, rekonstruksinya tidak terbuka untuk umum. Informasinya hanya untuk para undangan saja," katanya.

Putri mengungkapkan, berdasarkan informasi Komandan Denpon II/3 Lampung rekonstruksi yang diagendakan sangat terbatas.

"Yang disampaikan oleh Komandan Denpom mengingat demi keamanan dan kenyamanan itu yang disampaikan. Kami minta dibuka untuk umum karena kalau terbatas seperti ini semuanya juga jadi terbatas," ungkapnya.

Putri mengungkapkan, sebelumnya pihak keluarga telah mengajukan rekonstruksi dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) Register 44, Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan.

"Kami juga sudah komplain karena keluarga minta TKP, tapi ada beberapa faktor seperti cuaca buruk yang jadi pertimbangan. Karena takut tidak bisa masuk dan menghambat proses rekonstruksi," tuturnya.

Putri menambahkan bahwa akan banyak saksi yang dihadirkan sehingga memperhitungkan faktor keamanan agar proses rekonstruksi dapat berjalan dengan lancar.

"Karena saksi yang akan dihadirkan cukup banyak sehingga takutnya waktu tidak cukup sehati dan mesti bawa undangan dari Jakarta," pungkasnya.

Rekomendasi