Kiat Jitu Jaga Kesehatan Ginjal Puasa, Hindari Dehidrasi dan Kafein
Dokter spesialis membagikan kiat menjaga kesehatan ginjal puasa, termasuk asupan cairan yang cukup dan pilihan makanan sehat, guna menghindari risiko dehidrasi.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal-hipertensi, dr. Dina Nilasari, Ph.D, Sp.PD, KGH, membagikan tips penting. Beliau memberikan panduan menjaga kesehatan ginjal selama menunaikan ibadah puasa. Kiat ini disampaikan di Jakarta pada Kamis (27/2).
Menurut dr. Dina, kunci utama adalah memastikan asupan cairan yang memadai. Ini krusial untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa. Asupan cairan yang tepat harus diperhatikan saat sahur dan berbuka.
Pentingnya menjaga kesehatan ginjal selama puasa tidak bisa diabaikan. Dehidrasi dapat memicu masalah serius pada fungsi ginjal. Oleh karena itu, strategi hidrasi yang benar sangat diperlukan.
Pentingnya Asupan Cairan Optimal untuk Kesehatan Ginjal Puasa
Dr. Dina Nilasari menekankan bahwa rutin meminum air sebanyak 2 liter per hari sangat vital. Jumlah ini setara dengan delapan gelas air, wajib dipenuhi guna menghindari risiko terjadinya dehidrasi selama berpuasa. Pemenuhan cairan yang cukup akan mendukung fungsi ginjal tetap optimal.
Selain air putih, pemenuhan cairan tubuh juga dapat dilakukan melalui konsumsi buah-buahan utuh seperti pisang maupun jus buah yang berserat saat berbuka puasa. Jus buah dengan serat membantu asupan gula masuk ke tubuh secara perlahan.
“Jus usahakan jangan yang hanya air saja tapi dengan ampasnya. Karena yang hanya air saja itu juga gula, sama saja dengan kita meminum gula,” kata dr. Dina. Beliau menganjurkan masyarakat membuat jus buah secara mandiri tanpa tambahan gula. Jika perlu pemanis, Stevia boleh digunakan karena natural, namun sakarin harus dihindari karena dianggap penelitian bisa menyebabkan kanker.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya promosi jus kemasan yang mengklaim tanpa gula tambahan. Produk tersebut seringkali tidak termasuk dalam kategori minuman sehat menurut dr. Dina. Memilih minuman yang tepat sangat penting demi kesehatan ginjal puasa.
Pilihan Makanan Sehat dan Pantangan untuk Menjaga Ginjal Saat Puasa
Selain hidrasi, dr. Dina juga menyarankan konsumsi makanan sehat, termasuk sayur dan buah-buahan. Makanan ini kaya akan mineral dan serat yang esensial bagi tubuh dan kesehatan ginjal. Asupan nutrisi yang seimbang mendukung kinerja ginjal selama berpuasa.
Pada saat sahur, sangat direkomendasikan untuk tidak mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh. Kafein dapat mendorong proses diuresis, yaitu peningkatan produksi dan pengeluaran urine oleh ginjal. Kondisi ini berpotensi meningkatkan frekuensi buang air kecil, memperbesar risiko dehidrasi.
Makanan manis seperti kue, makanan bertepung, dan goreng-gorengan tidak dianjurkan selama puasa. Jenis makanan ini dapat membebani ginjal dan kurang memberikan nutrisi yang baik. Prioritaskan makanan yang mudah dicerna dan kaya gizi.
Meskipun demikian, konsumsi kurma dalam jumlah wajar masih diperbolehkan. “Tapi kalau misalnya kurma itu dimakan sampai tiga butir itu masih tidak ada masalah,” jelas dr. Dina. Kurma dapat menjadi sumber energi alami yang baik saat berbuka puasa.
Sumber: AntaraNews