Khofifah Dorong Jejaring Alumni FH Unair Perluas Kesempatan Kerja Generasi Muda
Ketua Umum IKA Unair Khofifah Indar Parawansa mengajak alumni Fakultas Hukum Unair perkuat Jejaring Alumni FH Unair, mentoring, dan magang demi masa depan generasi muda.
Surabaya, 14 Juni – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair), Khofifah Indar Parawansa, menyerukan kepada alumni Fakultas Hukum (FH) Unair untuk aktif memperluas jejaring. Ajakan ini bertujuan untuk memberikan mentoring, serta membuka peluang magang yang lebih luas bagi generasi muda. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kesiapan mereka menghadapi tantangan dunia kerja modern dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Dalam keterangannya yang diterima di Surabaya pada Minggu, Khofifah secara tegas mengajak para senior dan alumni FH Unair. Ia meminta mereka untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi adik-adik mahasiswa. Hal ini dapat diwujudkan melalui pemberian mentoring, coaching, akses jejaring, dan kesempatan magang.
Khofifah juga menekankan pentingnya inspirasi dan berbagi pengalaman dari para alumni. Inisiatif ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan wawasan praktis. Tujuannya adalah agar mereka memiliki bekal yang kuat sebelum terjun ke dunia profesional.
Peran Strategis Jejaring Alumni FH Unair
Khofifah menjelaskan bahwa organisasi alumni memegang posisi strategis sebagai jembatan penting. Jembatan ini menghubungkan almamater, mahasiswa, dunia kerja, pemerintah, dan masyarakat luas. Oleh karena itu, keberadaan IKA Unair Komisariat Fakultas Hukum diharapkan mampu memberikan manfaat yang semakin luas dan nyata.
Ia menegaskan bahwa investasi terbaik bagi sebuah organisasi alumni tidak hanya terletak pada banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. Investasi tersebut juga tidak hanya pada pembangunan fisik semata. Namun, keberhasilan utama terletak pada kemampuan menyiapkan generasi penerus yang lebih baik dan berkualitas.
Menurut Khofifah, “Alumni yang hebat bukan hanya mereka yang berhasil dalam kariernya, tetapi mereka yang mampu menghadirkan jalan keberhasilan bagi generasi setelahnya.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya peran mentor dan fasilitator bagi para alumni.
Sinergi dan Kolaborasi untuk Pembangunan Bangsa
Di tengah berbagai tantangan pembangunan yang kompleks, Khofifah menilai tidak ada satu institusi pun yang mampu bekerja sendiri. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh alumni untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. Kolaborasi ini harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan sektor swasta.
Khofifah berharap organisasi IKA Unair dapat menjadi mitra strategis. Mitra ini penting bagi Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Tujuannya adalah untuk menghadirkan berbagai pemikiran, inovasi, dan solusi kebijakan yang konstruktif.
Kontribusi ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan bangsa. Selain itu, kolaborasi ini juga dapat mengatasi berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Integritas dan Kontribusi Insan Hukum
Khofifah juga menyoroti pentingnya peran insan hukum yang tidak hanya unggul secara akademik. Mereka juga harus memiliki integritas tinggi, keberanian, moralitas, kepekaan sosial, dan komitmen kuat terhadap keadilan. Karakteristik ini sangat krusial dalam membangun sistem hukum yang adil.
Ia berharap alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga dapat menjadi teladan. Mereka diharapkan mampu menjaga etika profesi, memperkuat budaya hukum, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Senada dengan Khofifah, Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Airlangga sekaligus Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, menyampaikan pandangannya. Ia mengatakan bahwa alumni memiliki kontribusi nyata bagi almamater. Oleh karena itu, seluruh potensi yang ada perlu dikoordinasikan dengan baik agar semakin kuat dan bersatu.
Sunarto menganalogikan, “Seperti lidi yang diikat menjadi satu maka perannya semakin bermakna dan berdampak lebih besar.” Analogi ini menekankan kekuatan persatuan alumni.
Sementara itu, Ketua IKA Unair Komisariat Fakultas Hukum, Syaiful Ma’arif, menegaskan komitmen seluruh pengurus. Mereka berkomitmen untuk mengedepankan semangat gotong royong, berbakti, dan mengabdi kepada almamater. Ia juga menambahkan bahwa MoU pengurus akan bermanfaat bagi alumni dan almamater, sekaligus membantu mahasiswa untuk magang dan bekerja.
Sumber: AntaraNews