Kesiapsiagaan Puskesmas Rejang Lebong: Dinkes Jamin Layanan Optimal Selama Libur Nataru
Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong memastikan kesiapsiagaan 21 puskesmas untuk melayani masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), dengan fasilitas rawat inap beroperasi 24 jam demi pelayanan optimal.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan 21 puskesmas di seluruh wilayahnya selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan layanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
Langkah strategis ini mencakup pengoperasian puskesmas dengan fasilitas rawat inap selama 24 jam penuh, sementara puskesmas tanpa fasilitas rawat inap akan tetap buka dengan sistem piket. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga stabilitas pelayanan kesehatan di tengah peningkatan mobilitas dan potensi risiko kesehatan selama liburan.
Kesiapsiagaan Puskesmas Rejang Lebong ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga serta wisatawan yang berada di Kabupaten Rejang Lebong. Dengan demikian, setiap kebutuhan medis yang mendesak dapat segera tertangani tanpa hambatan, sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
Layanan Kesehatan Prima di Libur Nataru
Selama libur Nataru, seluruh 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan di Rejang Lebong akan tetap beroperasi. Tujuh di antaranya merupakan puskesmas dengan fasilitas rawat inap yang siap melayani masyarakat 24 jam nonstop.
Puskesmas rawat inap ini memiliki peran krusial dalam menangani kasus-kasus darurat yang mungkin timbul selama periode liburan. Pelayanan di puskesmas rawat inap harus terus buka, apalagi dalam kondisi darurat, sehingga warga yang membutuhkan pelayanan yang sifatnya darurat tetap bisa dilayani.
Tujuh puskesmas yang menyediakan pelayanan rawat inap tersebut meliputi Puskesmas Kota Padang, Padang Ulak Tanding, Bermani Ulu, Bangun Jaya, Kepala Curup, Sambirejo, dan Watas Marga. Keberadaan fasilitas ini sangat penting untuk menjamin aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai pelosok Rejang Lebong.
Kesiapsiagaan Tenaga Medis dan Pemantauan Aktif
Untuk mendukung operasional 24 jam di puskesmas rawat inap, Dinkes Rejang Lebong mewajibkan tenaga medis untuk selalu siaga. Sistem pembagian shift akan diterapkan untuk memastikan pelayanan tetap optimal dan tidak terjadi kelelahan pada petugas.
Selain menyiagakan fasilitas dan tenaga medis, Dinkes Rejang Lebong juga meminta seluruh puskesmas untuk lebih aktif dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat di wilayahnya masing-masing. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif dan responsif terhadap potensi masalah kesehatan.
Plt Kepala Dinkes Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, menambahkan bahwa pihaknya juga akan melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga jika ada laporan atau informasi terkait adanya warga yang sakit namun belum mendapatkan penanganan medis. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Dinkes dalam memberikan penanganan medis yang cepat dan tepat, bahkan hingga ke tingkat rumah tangga, demi menjaga kesehatan masyarakat Rejang Lebong secara menyeluruh.
Sumber: AntaraNews