Keras! Peringatan Megawati: Jangan Jadikan PDIP Alat Ambisi Pribadi
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan kepada semua kader agar tidak menjadikan partai sebagai sarana.
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan agar seluruh kader tidak menggunakan partai sebagai sarana untuk mencapai kekuasaan atau kekayaan pribadi.
Dia menegaskan bahwa kehadiran kader di tengah masyarakat sangat penting dalam setiap aktivitas politik.
Dalam sambutannya di hadapan ribuan peserta Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada Sabtu (2/8).
"Selalu jalankan instruksi saya dengan penuh kesetiaan. Kalau tidak siap, lebih baik mundur secara kesatria," ujar Megawati .
"Jangan jadikan partai ini arena untuk terus-menerus mencari kekuasaan dan kekayaan pribadi," dia menambahkan.
Lebih lanjut, Megawati menekankan bahwa loyalitas sejati seorang kader tidak hanya diukur dari kemampuan berbicara, tetapi juga dari kesediaan untuk terjun langsung dan berinteraksi dengan rakyat.
"Saya tidak butuh kader yang hanya pandai beretorika. Saya butuh kader yang rela turun ke bawah, ke akar rumput," ujarnya.
Megawati mengingatkan agar tidak terjebak dalam politik yang hanya mengedepankan pencitraan
Menurut Megawati, konsolidasi PDIP di masa mendatang seharusnya tidak terjebak dalam pencitraan atau politik populis. Sebaliknya, konsolidasi tersebut harus berlandaskan pada kerja kerakyatan serta penerapan ideologi yang nyata.
"Menyatu dengan rakyat dan menegakkan garis-garis ideologi banteng," tambahnya.
Presiden ke-5 Republik Indonesia ini juga menekankan bahwa keberlangsungan PDIP sebagai partai ideologis hanya dapat dipertahankan oleh kader-kader yang militan, yang bersatu dengan rakyat, serta mematuhi disiplin partai.