Kenangan Wakil Bupati Jember atas Renville Antonio: Sosok Muda, Kalem, Tapi Visioner
Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman menjadi satu orang yang berduka dan memiliki kenangan terhadap Renville.
Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Renville Antonio meninggal dunia karena kecelakaan di Situbondo pada Jumat (14/2) lalu. Meninggalnya politikus muda berlatar belakang pengacara ini menimbulkan duka dari banyak pihak.
Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman menjadi satu orang yang berduka dan memiliki kenangan terhadap Renville.
Gus Firjaun, sapaan akrabnya mengenal baik sosok Renville Antonio karena sempat sama-sama duduk menjadi anggota DPRD Jatim pada periode 2004 – 2009. Saat itu, Renville menjadi anggota dewan dari Partai Demokrat, sedangkan Gus Firjaun dari PKB.
"Saat itu, beliau baru pertama kali menjadi anggota DPRD Jatim. Sosok muda yang kalem, tidak banyak bicara tapi visioner," ujar Gus Firjaun saat berbincang dengan awak media pada Minggu (16/2).
Firjaun menilai, sosok Renville Antonio sebagai politikus pekerja keras. Meski berbeda partai dan komisi, Gus Firjaun mengaku kerap berdiskusi dengan Renville.
"Mas Renville seingat saya dulu Ketua Komisi B, dari Demokrat, sama dengan bapaknya Pak Soehartono. Kalau saya dulu di Komisi D, sempat juga di Komisi E. Saya sangat terkesan dengan beliau, orangnya baik dan visioner. Makanya saya kaget sekali begitu dengar kabar beliau kecelakaan itu," ungkap putra Rais Am PBNU tahun 1980-an, KH Achmad Siddiq ini.
Doa untuk Renville
Atas insiden kecelakaan tersebut, Gus Firjaun menyampaikan duka mendalam dan mendoakan semoga keluarga almarhum diberi ketabahan.
"Ya untuk keluarga yang ditinggalkan, pertama bahwa semuanya harus diterima dengan lapang dada karena ini adalah garis dari penguasa. Semuanya ini sebagai bukti dan peringatan bagi kita bahwa semuanya itu pasti akan kembali kepada-Nya," ujarnya.
"Karena itu persiapkan sejak dini, sejak sekarang bekal kita untuk menghadap kepada yang maha kuasa. Tentu dengan menebarkan kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat," pungkas pengasuh Pondok Pesantren As-Siddiq Putra (Astra) ini.