Tangis Haru Iringi Pemakaman Fauzi Orbanta, Korban Kecelakaan Heli PK-CFX di Jambi
Suasana duka menyelimuti Kota Jambi saat prosesi pemakaman Fauzi Orbanta, salah satu korban kecelakaan helikopter Airbus H130 PK-CFX. Keluarga dan kerabat mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya.
Prosesi pemakaman Fauzi Orbanta, korban kecelakaan helikopter Airbus H130 PK-CFX, berlangsung penuh haru di Kota Jambi. Jenazah tiba pada hari Sabtu dan langsung disalatkan sebelum dikebumikan. Kecelakaan tragis ini terjadi di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4).
Almarhum Fauzi merupakan warga Jambi yang menjadi salah satu dari delapan korban insiden nahas tersebut. Kedatangan jenazah disambut duka mendalam oleh keluarga, kerabat, serta warga sekitar. Mereka mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Setelah disalatkan di Masjid Baitul Insyirah, jenazah Fauzi Orbanta segera dibawa menuju Pemakaman Umum (TPU) Pusara Agung, Kota Jambi. Ratusan pelayat hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal baik ini.
Detik-detik Pemakaman Penuh Haru di Kota Jambi
Suasana duka menyelimuti Masjid Baitul Insyirah, tempat jenazah Fauzi Orbanta disalatkan selepas waktu Zuhur. Tangis haru pecah dari keluarga dan kerabat yang hadir, mengiringi kepergian almarhum ke pangkuan Illahi. Masjid ini terletak dalam satu kawasan perumahan tempat tinggal almarhum.
Syahid Husein, petugas operasional Masjid Baitul Insyirah, mengungkapkan bahwa almarhum Fauzi dikenal rajin beribadah. "Saya sudah lima tahun menjadi marbut masjid ini, kadang kalau pas tidak dinas keluar daerah almarhum sering shalat berjamaah di sini (Baitul Insyirah)," ungkap Syahid. Kehadirannya selalu membawa kehangatan bagi jemaah lain.
Setelah disalatkan, jenazah Fauzi Orbanta langsung diberangkatkan menuju Pemakaman Umum Pusara Agung, Kota Jambi. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat, diiringi doa dan lantunan ayat suci. Warga sekitar turut merasakan kehilangan atas berpulangnya almarhum.
Sosok Fauzi Orbanta yang Baik dan Mengayomi
Di mata rekan kerja dan kerabat, Fauzi Orbanta dikenal sebagai pribadi yang sangat baik dan mengayomi. Amri Tarigan, kerabat dekat sekaligus mantan bawahan almarhum, bersaksi tentang kepribadian Fauzi. "Ia (almarhum) selalu bersikap dewasa dan mengayomi layaknya sebagai orang tua," kata Amri.
Amri menambahkan, almarhum memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan selalu membimbing bawahannya. Sosoknya yang kebapakan membuat lingkungan kerja terasa nyaman. Kehilangan Fauzi meninggalkan duka mendalam bagi mereka yang mengenalnya secara profesional.
Selain itu, Syahid Husein juga menuturkan bahwa almarhum Fauzi Orbanta dikenal ramah kepada warga perumahan. Meskipun jarang berada di komplek karena urusan pekerjaan, ia selalu menyapa dengan hangat. Sifatnya yang mudah bergaul membuatnya disukai banyak orang.
Kronologi Kecelakaan Helikopter Airbus H130 PK-CFX
Fauzi Orbanta adalah satu dari delapan korban kecelakaan helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Jenazah almarhum tiba di Jambi pada pukul 10.10 WIB menggunakan penerbangan Batik Air (BTK6804). Insiden ini menyita perhatian publik.
Helikopter tersebut dilaporkan hilang kontak setelah lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi, pukul 07.34 WIB. Tujuan penerbangan adalah helipad PT GAN di Desa Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Kontak terakhir terjadi pada pukul 08.39 WIB.
Pada pukul 15.25 WIB di hari yang sama, serpihan ekor helikopter PK-CFX ditemukan di wilayah hutan Kabupaten Sekadau. Proses pencarian dan evakuasi korban memakan waktu dan upaya yang besar. Seluruh korban telah diberangkatkan menuju daerah masing-masing untuk dimakamkan.
Kedelapan korban kecelakaan tersebut meliputi Marindra Wibowo (Pilot) dipulangkan ke Surabaya, Harun Arasyid (Co-pilot) dibawa ke Jakarta, Patrick Kee Chuan Peng ke Kuala Lumpur, Tan Keng Liam ke Jakarta, Sugito Karuna ke Medan, Joko Catur Prasetyo Sulistyo Wibowo ke Yogyakarta, Fauzi Orbanta ke Jambi, dan Charles L ke Melawi, Kalbar.
Sumber: AntaraNews