Sorot
{{caption}}
KKB Bakar Pesawat di Yahukimo, Polisi Siapkan Evakuasi Pilot dan Penumpang

{{caption}}
Terbakar Cemburu, Suami Bunuh Istri dengan Martil

{{caption}}
Ini Bunyi Aturan Baru soal Galian Lubang di Jakarta

{{caption}}
Prabowo dan Lukashenko Sepakat Dukung Perdamaian-Stabilitas Dunia

{{caption}}
Pramono Ubah Aturan Galian di Jakarta, Singgung Kondisi TB Simatupang

{{caption}}
Prabowo Berjanji Balas Kunjungan Presiden Belarus

Topik Terkait
{{caption}}
Pemkab Pasaman Barat Minta Warga Berani Lapor Kekerasan Anak Demi Perlindungan Optimal

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendesak warga berani melaporkan setiap kasus kekerasan anak dan perempuan, mengingat banyaknya kasus kekerasan anak yang belum terungkap demi perlindungan anak yang optimal.

{{caption}}
Miris, UPTD PPA Tangani 350 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kepri: Pelaku Mayoritas Orang Terdekat

UPTD PPA Kepri mencatat 350 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kepri sepanjang 2025, didominasi kekerasan seksual. Mayoritas pelaku adalah orang terdekat korban, menimbulkan keprihatinan serius.

{{caption}}
Fakta Mengejutkan: 2.093 Anak Terlibat Aksi Anarkis, KPAI Soroti Penahanan dan Pelanggaran Hak

KPAI mencatat 2.093 anak terlibat aksi anarkis Agustus-September 2025, dengan 13 anak masih ditahan. Temuan ini mengungkap pola mobilisasi dan dugaan pelanggaran hak anak.

{{caption}}
Tahukah Anda, Anak-anak Rentan Terlibat Demonstrasi? KemenPPPA Buka Hotline SAPA 129 untuk Korban Kekerasan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) membuka hotline Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 untuk melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama yang terlibat dalam demonstrasi. Simak selengkapnya!

{{caption}}
Tahukah Anda? KPAI dan Polda Metro Jaya Koordinasi Penanganan Anak Terlibat Aksi Massa di DPR

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait penanganan Anak Terlibat Aksi Massa di Kompleks DPR. Diduga lebih dari 100 anak diamankan. Apa langkah selanjutnya?

{{caption}}
Fakta Mengejutkan: KPAI Minta Polisi Usut Dalang di Balik Mobilisasi Anak Demo di DPR

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak polisi mengusut tuntas pihak yang memobilisasi anak-anak untuk ikut Mobilisasi Anak Demo di DPR, mengungkap fakta mengejutkan dari pengakuan pelajar.

{{caption}}
KPAI Ungkap Perlakuan Polisi Kepada Demonstran Anak: Diperiksa Sampai Subuh hingga Tak Diberi Makan

KPAI menyesalkan masih banyaknya pelanggaran hak-hak anak yang masih terus terjadi.

{{caption}}
Kemen PPA Pastikan Semua Anak yang Ditangkap saat Demo di DPR Sudah Dipulangkan

KemenPPPA sudah melakukan koordinasi dan pemantauan penanganan peserta unjuk rasa berusia anak di Polda Metro Jaya.

{{caption}}
Ada 85 Anak Diamankan Usai Aksi UU Pilkada di DPR

KPAI masih menyisir pelajar yang dirawat dan mengalami luka-luka di rumah sakit terdekat dari lokasi unjuk rasa.

{{caption}}
BEM UI Demo di Mabes Polri, Bawa Keranda Mayat

Aliansi BEM se-UI menggelar aksi simbolik di Mabes Polri dengan membawa keranda mayat dan karangan bunga.

{{caption}}
Aksi #IndonesiaSekarat di Depan Grahadi Surabaya Ricuh, Sejumlah Demonstran Diamankan Polisi

Aparat kepolisian yang berjaga kemudian bergerak membubarkan massa untuk mengendalikan situasi.

{{caption}}
Ketua BEM UBK Dicopot Setelah Akui Terima Uang Bayaran Aksi Demo

Dalam pemeriksaan itu, Abdi mengakui bahwa ia telah menerima uang sebesar Rp 20 juta.

{{caption}}
Prabowo Mengaku Tahu Siapa yang Danai Demo, Singgung Dibayar Rp200.000

Dia menyebut anak-anak yang mengikuti demo tak mengetahui apa isi tuntutan yang disampaikan massa lainnya.

{{caption}}
Ratusan Warga Lampung Gelar Aksi Damai Dukung Program MBG

Selain mendukung mereka juga mendesak pemerintah memperkuat pengawasan dalam pelaksanaannya.

{{caption}}
DPD IMM Riau Desak Pengusutan Transparan atas Dugaan Tindakan Berlebihan saat Pengamanan Aksi Demonstrasi

DPD IMM Riau menilai peristiwa tersebut perlu menjadi perhatian serius karena menyangkut pelaksanaan pengamanan di ruang publik.

{{caption}}
KemenPPPA Ajak Perempuan Aktif Perkuat Perlindungan Anak di Pendidikan Keagamaan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Arifah Fauzi mengajak perempuan berperan aktif dalam memperkuat Perlindungan Anak di Pendidikan Keagamaan, menyikapi tantangan kekerasan yang marak terjadi dan pentingnya ketahanan keluarga.

{{caption}}
Kesadaran Masyarakat Kunci Utama Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak, Tegas Anggota DPR

Anggota DPR RI Amelia Anggraini menekankan bahwa pencegahan kekerasan perempuan dan anak harus dimulai dari kesadaran kolektif, didukung regulasi kuat, demi perlindungan korban dan keadilan.

{{caption}}
Negara Hadir: SKB Layanan Terpadu Perempuan dan Anak Bukti Perlindungan Optimal

Penandatanganan SKB Layanan Terpadu Perempuan dan Anak di DKI Jakarta menjadi bukti nyata komitmen negara dalam memberikan perlindungan dan penanganan kasus kekerasan secara tuntas bagi korban, menjamin respons cepat dan kerahasiaan.

{{caption}}
KemenPPPA Tekankan Peran Keluarga Krusial dalam Cegah Radikalisme Generasi Muda

KemenPPPA menyoroti peran sentral keluarga dalam membentengi generasi muda dari radikalisme, menekankan pengasuhan ramah anak serta kolaborasi lintas sektor untuk perlindungan komprehensif.

{{caption}}
Menteri PPPA Ajak Parpol Perkuat Kaderisasi Perempuan Politik untuk Demokrasi Berkualitas

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyerukan seluruh partai politik untuk memperkuat kaderisasi perempuan politik secara berkelanjutan, guna meningkatkan keterwakilan dan kualitas demokrasi Indonesia.

{{caption}}
KemenPPPA Susun Strategi Edukasi Komprehensif Cegah Radikalisme Digital Siswa

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyusun strategi edukasi komprehensif untuk membendung paparan radikalisme digital siswa yang kian mengkhawatirkan, menyusul temuan ratusan pelajar terpapar paham ekstrem.