Kebakaran Rumah di Denpasar, Pria Ini Meninggal Tertidur Pakai Headset
Korban yang berada di lantai dua tidak dapat menyelamatkan diri dan meninggal karena terbakar.
Seorang pria bernama Gerson Mengidima (29) tewas dalam peristiwa kebakaran rumah, di Jalan Tukad Gangga, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan peristiwa tersebut. Kebakaran itu terjadi pada Kamis (8/1) malam sekitar pukul 23.00 WITA. Api berhasil dipadamkan pada pukul 00:30 WITA, pada Jumat (9/1) dini hari.
"Korban saat ini sudah dibawa ke ruang jenazah RSUP Prof Ngoerah Denpasar," kata Iptu Saputra, Jumat (9/1).
Kronologi kebakaran berawal sekitar pukul 22.50 WITA lampu di rumah milik saksi bernama Viktor Ronaldo Leimena (45) padam. Namun lampu di rumah tetangga masih menyala. Selanjutnya, saksi mengecek ke meteran listrik dan ternyata meteran listrik posisi off.
Kemudian, saksi mencoba membalikkan meteran listrik ke posisi on tetapi tidak bisa dan saksi juga mencium bau asap. Selanjutnya, saksi naik ke lantai dua untuk mengecek sumber asap tersebut tetapi tidak ditemukan.
Saat itu, saksi melihat korban sedang tertidur dan memakai headset di telinganya. Lalu saksi kemudian turun ke lantai satu untuk mengecek kompor gas tetap tidak ditemukan ada kebocoran gas.
Selanjutnya sekitar pukul 23.00 WITA, tiba-tiba api muncul dari kamar tengah lantai satu dan dengan cepat api membesar membakar rumah. Saksi kemudian membangunkan saksi bernama Zet Wadu dan bernama Ni Luh Sudarni yang tidur di lantai satu untuk menyelamatkan diri.
Namun, nahasnya korban yang berada di lantai dua tidak dapat menyelamatkan diri dan meninggal karena terbakar. Selain itu, pada saat menyelamatkan diri kaki kiri saksi Viktor Ronaldo Leimena juga terluka akibat terkena pecahan kaca.
"Korban yang berada di lantai dua tidak dapat menyelamatkan diri dan meninggal dunia karena terbakar," imbuhnya.
Kemudian, pada pukul 00:30 WITA dini hari pada Jumat (9/1) api berhasil dipadamkan oleh 8 unit pemadam kebakaran (Damkar) Kota Denpasar. Dari hasil olah TKP Inafis Polresta Denpasar, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik dan korban meninggal dunia mengalami luka bakar sampai 100 persen.
"Bahwa kejadian kebakaran tersebut terjadi diduga akibat arus pendek listrik. Rumah yang terbakar dengan kerugian sekitar Rp 200 juta," ujarnya.