Kawal Program MBG, Pemkab Kudus Pasang CCTV di Seluruh Dapur SPPG
Langkah ini dilakukan setelah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan seluruh daerah mengawal ketat pelaksanaan program MBG.
Pemerintah Kabupaten Kudus memasang kamera CCTV di seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar proses pengolahan makanan dapat dipantau secara langsung. Pemasangan CCTV ini agar program MBG bisa berjalan dengan aman, lancar dan berkelanjutan.
"Dari CCTV itu kami bisa pantau setiap hari pelaksanaan MBG. Babinsa dan Bhabinkamtibmas kami minta ikut mengecek langsung bersama petugas puskesmas," kata Bupati Kudus Sam’ani Inkatoris, Kamis (16/10).
Langkah ini dilakukan setelah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan seluruh daerah mengawal ketat pelaksanaan program MBG. Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pendampingan MBG yang melibatkan berbagai instansi, termasuk Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri.
"Tim pendamping SPPG itu terdiri dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dan instansi terkait lainnya. Kami pastikan semua instansi di Kudus mendukung MBG berjalan dengan baik, lancar dan aman," ungkapnya.
Pemkab Kudus juga menyiapkan pengamanan berlapis dengan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP), membentuk Satgas pendamping SPPG, serta melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam pengawasan harian di lapangan.
Untuk penanganan cepat jika terjadi kejadian luar biasa (KLB), Pemkab menyiapkan ruang koordinasi di kantor Dinas Kesehatan Kudus serta di tiap UPT Puskesmas. Selain itu, disiapkan nomor darurat 112 milik BPBD Kudus.
"Ini bentuk komitmen kami mendukung kebijakan Presiden Prabowo dan arahan Gubernur Luthfi agar MBG berjalan aman dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari evaluasi, Pemkab Kudus juga melakukan survei dan pendataan melalui kuesioner, yang hasilnya akan disampaikan ke Badan Gizi Nasional (BGN).
Seperti diketahui, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), sangat getol menyukseskan program unggulan presiden Prabowo ini. Mereka gerak cepat dengan mendorong semua SPPG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Gubernur juga meminta semua daerah membentuk posko penanganan KLB (Kondisi Luar Biasa) MBG.