Kaesang Ungkap Makna Logo Baru PSI: Gajah Memang Bukan Raja Hutan, tapi Pelindung
Logo baru PSI disebut-sebut sebagai gajah kecil yang mengamuk
Kaesang Pangarep mengungkap makna filosofis di balik logo baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah dirinya resmi terpilih sebagai Ketua Umum. Logo tersebut menampilkan sosok gajah kecil yang tampak sedang mengamuk, namun menurut Kaesang, ada makna lebih dalam dari sekadar tampilan visual.
"Sebetulnya kurang etis bagi saya sebagai ketua umum untuk menjelaskan, tapi izinkan saya menjelaskan mengenai gajah yang kelihatan mau mengamuk,” ucap Kaesang.
Dia menjelaskan, meski terlihat agresif, gajah sejatinya bukan hewan yang mudah mengamuk.
"Secara filosofi gajah itu tidak akan mengamuk ketika diserang maupun ketika tidak diserang. Gajah selalu defensif, gajah mungkin memang bukan raja hutan, gajah adalah pelindung dari hutan," beber dia.
Dengan simbol gajah, PSI ingin menampilkan karakter partai yang kuat namun tenang, menjaga, dan melindungi, bukan menyerang. Sebuah perwujudan semangat baru dalam wajah PSI.
Siap Besarkan Partai
Adik kandung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu mengucapkan terima kasih atas kelancaran acara pemilu Pemilu Raya dengan sistem e-voting dalan pemilihan ketua umum yang berlangsung dari 12–18 Juli 2025.
"Saya juga ingin berterima kasih pada seluruh kader PSI di seluruh Indonesia maupun luar negeri yang sudah berpartisipasi dalam pemilu raya tahun 2025," katanya.
Kaesang mengaku memiliki banyak waktu untuk fokus dan membesarkan partai. Dia juga berjanji untuk segera merapikan seluruh struktur partai.
"Saya sekarang punya waktu yang jauh lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya. Saya sekarang punya waktu 4 tahun sebelum pileg ke depannya. Jadi saya akan merapikan seluruh struktur dari DPP, DPW, DPD, DPC sampai tingkat ranting," katanya.
Terkait target ke depan, Kaesang mengaku akan bekerja sama dengan tim formatur dalam waktu satu bulan ini untuk menyusun seluruh anggota kepengurusan tingkat DPP. Semua akan segera nanti diperkenalkan.