Dewi Perssik Murka, Hoaks Kematian dan Isu Kuntilanak Berujung Rencana Hukum
Dewi Perssik menyadari bahwa ia mungkin telah terlalu bersikap baik kepada para netizen yang sering kali memberikan hujatan kepadanya.
Penyanyi dangdut Dewi Perssik saat ini tengah merasakan kemarahan akibat tindakan sejumlah netizen yang tidak bertanggung jawab di media sosial. Wanita yang akrab disapa Mami Depe ini merasa geram setelah mendengar kabar yang menyatakan bahwa dirinya telah meninggal dunia melalui siaran langsung di platform TikTok.
"Nah ini, aku tuh minta maaf ya, maksudnya bukan aku tuh arogan, bukan aku tuh merasa bahwa diri aku tuh siapa, asal bisa main melaporkan. Jadi aku satu kali, dua kali, tiga kali, itu aku sudah diemin. Sampai dibilang meninggal," ungkapnya saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Jumat (1/5/2026).
Kekesalan Dewi semakin memuncak ketika ia mencoba untuk masuk ke dalam siaran langsung tersebut guna memberikan klarifikasi. Namun, alih-alih mendapatkan permintaan maaf, ia justru dihina dengan sebutan makhluk halus oleh para pelaku.
"Maksudnya, 'Lah ini Kuntilanak ini, bukan Dewi Perssik'. Lah tapi fotonya aku tuh di sebelah 'Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un' gitu lho Mas, mereka lagi live. Aku nggak ngerti ini maksudnya apa. Ini ada cowok-cowok kan, terus muka mereka juga ditampangin gitu," jelasnya.
Dewi merasa bahwa narasi yang dibangun sudah sangat keterlaluan dan menyinggung sisi kemanusiaannya. Apalagi, ketika ia berusaha meluruskan kabar yang tidak benar tersebut, ia justru mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan.
Lebih lanjut, Dewi menambahkan, "Bahkan aku bilang, 'Ini aku, jangan kayak gitu, aku masih hidup, nggak boleh kayak gitu'. Dia bilang, 'Nggak, ini sudah mati kok, ini kuntilanak yang masuk, ini setan yang masuk'. Kan jadi sebel ya Mbak orang ya. Wah, ini berarti tandanya pengen ketemu aku di kantor polisi nih, gitu lho," tegasnya. Dengan pernyataan tersebut, Dewi menunjukkan betapa seriusnya situasi yang dihadapinya dan betapa pentingnya klarifikasi untuk menghindari kesalahpahaman yang lebih lanjut.
Dewi Perssik merasa bahwa tindakan pelaku sudah melampaui batas
Meskipun sering menjadi target hoaks, Depe merasa bahwa tindakan para pelaku kali ini sudah melampaui batas dengan melakukan siaran langsung secara berulang. Ia membandingkan konten tersebut sebagai sesuatu yang jauh lebih buruk dibandingkan dengan sekadar editan foto mobil kecelakaan yang biasa ia lihat.
"Kemarin aku sudah bilang sama Bang Sandy. 'Bang Sandy, sebenarnya sih kemarin aku dapet panggilan polisi sebagai saksi untuk kasus yang Facebook. Nah cuma maunya tuh sekaligus, boleh nggak aku laporin ini?'. Karena dia orang itu tiga hari berturut-turut itu banyak beberapa akun itu yang melakukan live secara massal, terus membicarakan tentang kronologi meninggalnya saya," jelas Depe.
Artis yang lahir di Jember ini mengaku merasa sangat terganggu karena diundang untuk masuk ke dalam forum diskusi tersebut hanya untuk dihina. Baginya, tindakan para oknum tersebut sudah sangat kurang ajar dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.
"Kan gini toh, wong masih hidup lho dibilang mati, ya kan. Coba kemarin sih kalau bikin konten sih nggak apa-apa. Cuma kalau di-live-in kan kesel. Udah gitu aku di-invite lagi, kan kurang ajar banget. Aku di-invite, giliran aku masuk aku dibilang kuntilanaknya masuk. Kan nyebelin ya gitu," tuturnya dengan nada kecewa.
Terlalu mudah untuk memaafkan
Depe menyadari bahwa selama ini ia mungkin terlalu toleran terhadap netizen yang sering memberikan hujatan kepadanya. Sifat pemaaf yang dimilikinya diduga menjadi penyebab mengapa oknum-oknum tersebut tidak merasa jera untuk terus mengusiknya.
"Ya mungkin karena aku terlalu mudah memaafkan. Kalau kayak kemarin kan sampai mereka nyembah-nyembah, sujud-sujud ke mami aku kan gitu. Mungkin aku terlalu mudah untuk mereka memberikan maaf ya, belum ada yang bener-bener sampai aku iniin gitu," ungkapnya.
Walaupun demikian, Depe menegaskan bahwa ketulusannya tidak seharusnya disalahgunakan oleh siapapun untuk meraih keuntungan atau popularitas. Saat ini, ia tengah mempertimbangkan dengan serius untuk membawa masalah ini ke jalur hukum.
"Ya kita lihat aja seperti apa nanti. Kan aku tuh kepingin jadi manusia pemaaf Mbak, tapi bukan berarti aku dimanfaatkan. Ya kalau memang aku bisa memaafkan dengan hati yang tulus ya aku bisa maafkan," tambah mantan istri Aldi Taher tersebut.
Memantau perkembangan
Hingga saat ini, Dewi Perssik masih terus memantau perkembangan situasi sebelum mengambil langkah untuk melaporkan kejadian ini secara resmi kepada pihak kepolisian. Ia berharap insiden ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
"Sebenarnya aku nggak kepingin ngelaporin tuh tapi kesel gitu. Jadi ya nanti kita lihat nantilah apa bener hatiku sampai bener-bener ini deh gitu, karena aku sebel," katanya.