Kaesang Ingin Struktur PSI 100 Persen, Ogah Terima Laporan ABS
Kaesang menyindir praktik politik tertutup antara elit dan anggota bahkan masyarakat.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menginginkan struktur kepengurusan PSI 100 persen hingga Dewan Pimpinan Rating (DPRt) usai Rapat Kerja Nasional di Hotel Claro Makassar, Kamis (29/1). Kaesang ogah menerima laporan asal bapak senang (ABS).
Kaesang mengatakan, rakernas merupakan momentum untuk konsolidasi nasional. Dia juga menyebut Rakernas merupakan tindak lanjut transformasi pasca-kongres PSI di Solo.
"PSI telah bertransformasi bukan hanya soal logo, tetapi juga cara pandang menjadi partai yang lebih terbuka," ujar Kaesang dalam orasi politiknya.
Kaesang mengaku PSI sebagai partai super terbuka menjawab tantangan zaman. Kaesang menyindir praktik politik tertutup antara elit dan anggota bahkan masyarakat.
"Di mana keputusan-keputusan seringkali hanya ditentukan oleh struktur tanpa melibatkan kader sama sekali," tutur Kaesang.
"Melalui rakernas, kita menumbuhkan PSI sebagai rumah bersama, rumah bagi buruh, rumah bagi nelayan, rumah bagi petani, rumah bagi pekerja informal. Siapa pun seluruh lapisan masyarakat kita terima," ucap Kaesang.
Rakernas Tetapkan Arah Kebijakan dan Kerja Politik PSI
Anak bungsu mantan Presiden Joko Widodo ini menegaskan rakernas akan menetapkan arah kebijakan dan kerja politik PSI untuk tahun 2029. Kaesang menyampaikan keyakinan PSI akan menjadi partai sangat besar.
"Percayalah PSI akan menjadi partai yang sangat-sangat besar. Sedikit demi sedikit tata kelola partai akan kita sempurnakan," tegas Kaesang.
Kaesang mengharapkan konsistensi seluruh pengurus dan kader PSI menjalankan mekanisme dan tahapan. Kaesang menegaskan akan terus memantau kerja-kerja struktur hingga tingkat ranting.
"Jadi hati-hati, akan saya ganti. Di sini saya juga bukan hanya ngomong mengenai DPW dan DPD, saya mengenai juga teman-teman DPP yang di depan semua," kata dia.
Kaesang menyebut akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan. Ia kembali menegaskan tidak butuh laporan ABS atau tipu-tipu.
"Saya itu enggak butuh laporan ABS, asal bapak senang. Isinya kok tipu-tipu aja dan yang saya butuhkan itu adalah data riil di lapangan," kata dia.
Kaesang berharap struktur kepengurusan PSI bisa terbentuk 100 persen hingga tingkat ranting.
"Salah satu yang saya selalu menekankan adalah struktur harus benar-benar 100 persen. Benahi struktur sampai tuntas agar kita siap menyongsong pengumuman ketua dewan pembina kita," ucap Kaesang.