PSI Targetkan 10 Juta KTA, Perkuat Basis Partai hingga Akar Rumput
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menetapkan target ambisius 10 juta KTA usai Rakernas I di Makassar. Langkah ini bertujuan memperkuat struktur partai dan mendukung program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) baru saja merampungkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (31/1). Pertemuan penting ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang akan menjadi pedoman kerja partai ke depan. Salah satu hasil utama adalah penetapan target ambisius untuk merekrut anggota baru.
Dalam Rakernas tersebut, PSI secara resmi menargetkan perolehan 10 juta Kartu Tanda Anggota (KTA) di seluruh Indonesia. Target ini dicanangkan sebagai fondasi awal untuk memperkuat basis dukungan partai di berbagai tingkatan. Seluruh kader diharapkan bergerak aktif untuk mencapai tujuan tersebut.
Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menjelaskan bahwa target ini harus segera diterjemahkan dalam kerja nyata oleh seluruh kader, mulai dari tingkat ranting hingga pusat. Arahan ini selaras dengan visi Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang disampaikan dalam Rakernas tersebut.
Misi Besar PSI: Target 10 Juta KTA
Target 10 juta KTA PSI bukan sekadar angka, melainkan sebuah komitmen untuk membangun kekuatan politik yang solid dari akar rumput. Ahmad Ali menegaskan bahwa setiap kader, baik yang berniat menjadi calon legislatif maupun tidak, diwajibkan merekrut minimal 500 anggota baru. Ini menunjukkan keseriusan partai dalam memperluas jangkauan.
Langkah ini merupakan strategi fundamental PSI untuk memastikan struktur partai hidup dan bekerja secara efektif di setiap tingkatan. Penguatan basis keanggotaan ini diharapkan dapat menciptakan mesin politik yang besar dan responsif. Dengan demikian, PSI dapat lebih optimal dalam menjalankan fungsi representasinya.
Kaesang Pangarep menekankan pentingnya struktur partai yang kuat hingga tingkat desa. Menurutnya, kekuatan politik sejati terletak pada struktur yang hidup dan bekerja dari akar rumput. Target ini menjadi dorongan bagi seluruh pengurus dan anggota untuk bergotong royong mencapai tujuan bersama.
Dukungan Penuh untuk Program Strategis Pemerintah
Selain fokus pada penguatan internal, PSI juga menyatakan komitmen penuh untuk mendukung dan mengawal program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dukungan ini diwujudkan melalui partisipasi aktif pengurus PSI dari tingkat DPW hingga ke bawah. Mereka diminta terlibat dalam pengawasan dan bergotong royong membangun implementasi program MBG. Ini menunjukkan peran PSI sebagai partai pendukung pemerintah yang konstruktif dan proaktif.
Komitmen ini sejalan dengan visi partai untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. PSI berharap dapat menjadi jembatan antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, program strategis seperti MBG dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Peran Jokowi sebagai Tokoh Panutan PSI
Kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dalam Rakernas PSI memberikan energi baru dan semangat bagi para kader. Jokowi dianggap sebagai tokoh panutan bagi partai berlambang gajah ini. Kehadirannya diharapkan mampu memotivasi kader untuk membesarkan partai.
Jokowi juga menegaskan kesiapannya untuk "turun gunung" membantu membesarkan PSI. Beliau menyatakan sanggup datang ke provinsi, kabupaten/kota, bahkan hingga kecamatan, jika diperlukan untuk memperkenalkan partai. Pernyataan ini menunjukkan dukungan kuat dari tokoh berpengaruh.
Dukungan dari Jokowi diharapkan dapat menarik lebih banyak pendukungnya untuk bergabung dengan PSI. Dengan pengalaman dan popularitasnya, Jokowi dapat menjadi magnet bagi masyarakat. Ini akan sangat membantu PSI dalam mencapai Target 10 Juta KTA PSI dan memperkuat posisinya di kancah politik nasional.
Sumber: AntaraNews