Kadispenad Akui Dua TNI AD Terlibat Pengeroyokan Warga di Serang hingga Tewas, Pelaku Diperiksa Intensif Denpom
Korban Fahrul Abdillah (29), setelah diduga dikeroyok di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Banten, Selasa 15 April 2025 dini hari.
Dua TNI diduga terlibat pengeroyokan seorang warga meninggal dunia di Serang, Banten. Korban Fahrul Abdillah (29), setelah diduga dikeroyok di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Banten, Selasa 15 April 2025 dini hari.
Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana membenarkan hal tersebut. Wahyu mengaku mewakili institusi menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa diduga melibatkan anggota TNI AD dan merugikan warga masyarakat sipil.
"Selanjutnya kami sampaikan bahwa memang benar ada dua anggota dari Korem 064/Maulana Yusuf bersama-sama dengan rekan-rekan sipilnya yang diduga terlibat dalam tindak pidana pengeroyokan, terhadap masyarakat sipil atas nama saudara Khairul di daerah Cipocok, Serang," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Sabtu (19/4).
Salah Paham Pelaku dan Korban
Wahyu mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa 15 April 2025. Pengeroyokan pun terjadi lantaran kesalahpahaman antara pelaku dan korban.
"Dipicu oleh persoalan pribadi dan kesalahpahaman antara para pelaku dan korban," ujar Wahyu.
Atas kejadian tersebut, pihak TNI AD kini tengah melakukan pendalaman dan pemeriksaan intensif terhadap kedua anggota yang diduga terlibat pengeroyokan warga hingga tewas di daerah Serang itu.
"Saat ini petugas kami dari Denpom III/4 Serang sedang bekerja, dan sama-sama kita tunggu hasilnya. Tentunya perkembangan lebih lanjut mengenai kejadian ini akan kami sampaikan kepada rekan-rekan media," kata Wahyu.
Kronologi
Diketahui, korban tewas dalam pengeroyokan tersebut adalah Fahrul Abdillah (29) yang merupakan warga Serang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Banten, Selasa 15 April 2025 dini hari.
Korban sempat koma dan dirawat di RSUD Banten, namun kemudian meninggal dunia. Dia dimakamkan di Sajira, Lebak, pada Jumat 16 April 2025.