Sorot
{{caption}}
Lubang 30 Cm Renggut Nyawa Balita di Tebet

{{caption}}
Cegah Tawuran Lewat Penjaringan Boxing, Tanding Tinju di Rusun

{{caption}}
Isi Pesan Terakhir Dokter Icha pada Keluarga: Saya Takut, Biar Saya Mati

{{caption}}
Lapas Cipinang Bantah Razman Nasution Dapat Perlakuan Khusus

{{caption}}
Evakuasi Dramatis Bocah Terjebak di Lubang Proyek Tebet

{{caption}}
Anggota DPRD Veronika Lake Jawab Tudingan Intimidasi Dokter Icha

Topik Terkait
{{caption}}
Menhut Serahkan SK Hutan Adat, Konflik Puluhan Tahun Diharapkan Berakhir

Menteri Kehutanan menyerahkan SK Hutan Adat seluas 1.175 hektare kepada 4.938 KK di Bengkulu, Bali, dan Jambi sebagai pengakuan hak masyarakat adat.

{{caption}}
Pemerintah Komitmen Percepat Penetapan Hutan Adat 1,4 Juta Hektare, Atasi Konflik dan Hadirkan Keadilan

Pemerintah menegaskan komitmen kuat untuk menyelesaikan penetapan hutan adat seluas 1,4 juta hektare. Langkah ini diharapkan mampu memutus mata rantai konflik dan memperkuat hak masyarakat adat.

{{caption}}
Kemenhut Targetkan Finalisasi Peta Jalan Percepatan Hutan Adat Februari Ini

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tengah mengebut finalisasi peta jalan untuk percepatan hutan adat, menargetkan penyelesaian pada Februari ini demi mencapai target 1,4 juta hektare.

{{caption}}
Pemkab Sarmi Usulkan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, Dorong Pembangunan Wilayah

Pemerintah Kabupaten Sarmi mengusulkan perubahan fungsi 14 kawasan hutan seluas 7.777 hektare lebih untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

{{caption}}
Pemerintah Indonesia Serahkan 1,4 Juta Hektar Hak Hutan Adat untuk Masyarakat Lokal

Pemerintah Indonesia berkomitmen menyerahkan 1,4 juta hektar hak hutan adat kepada masyarakat adat. Langkah ini menunjukkan dedikasi kuat terhadap lingkungan dan kesejahteraan komunitas yang terpinggirkan.

{{caption}}
Menhut: 1,4 Juta Hektare Hutan Adat Bukti Komitmen Indonesia Jaga Lingkungan

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan alokasi 1,4 juta hektare Hutan Adat sebagai bukti nyata komitmen Indonesia terhadap lingkungan dan hak masyarakat adat, sekaligus menekan deforestasi.

{{caption}}
Trivia: Indonesia Hutan Hujan Terbesar Ketiga Dunia, Percepatan Pengakuan Hutan Adat Targetkan 70.000 Hektar di 2025

Kementerian Kehutanan Indonesia genjot percepatan pengakuan hutan adat, menargetkan 70.000 hektar hingga akhir 2025. Langkah ini atasi birokrasi dan lindungi hak masyarakat adat.

{{caption}}
Wabup Sarolangun Ingatkan Warga Waspada Banjir Sarolangun Susulan, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem

Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengimbau warganya untuk tetap waspada Banjir Sarolangun susulan. BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.

{{caption}}
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem, Banjir Landa Sarolangun Jambi

BMKG memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi melanda Kabupaten Sarolangun, Jambi, hingga tiga hari ke depan, menyusul banjir parah yang telah merendam ratusan rumah di wilayah tersebut.

{{caption}}
Bupati Sarolangun Kaji Izin Pertambangan Rakyat, Cegah Praktik Ilegal dan Korban Jiwa

Bupati Sarolangun Hurmin tengah mengkaji penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) untuk mengatasi maraknya pertambangan emas ilegal di wilayahnya, sekaligus mencegah jatuhnya korban jiwa.

{{caption}}
Fakta Unik Wisata Goa Karst Sarolangun: Pemkab Prioritaskan Akses ke Ratusan Goa Indah Ini

Pemkab Sarolangun Jambi serius garap potensi Wisata Goa Karst Sarolangun. Dengan ratusan goa unik dan satwa langka, bagaimana strategi mereka menarik minat wisatawan?

{{caption}}
DPRD Kalsel Serius Wujudkan Kepastian Hukum Hutan Adat Melalui Studi Komparasi

DPRD Kalimantan Selatan menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan kepastian hukum hutan adat dengan melakukan studi komparasi ke Kalimantan Tengah, mempelajari skema hutan desa yang dinilai efektif. Langkah ini diharapkan dapat memberikan jaminan hukum bagi

{{caption}}
202,89 Ribu Hektare Wilayah Adat di Bengkulu Terancam Konflik, AMAN Soroti Tata Kelola Hutan

Sepanjang 2025, sebanyak 202,89 ribu hektare wilayah adat di Provinsi Bengkulu menghadapi konflik serius, terutama dengan sektor kawasan hutan negara. AMAN Bengkulu mendesak kepala daerah untuk segera mengatasi Konflik Wilayah Adat Bengkulu demi perlindun

{{caption}}
Pemprov Papua Barat Alokasikan Rp1 Miliar untuk Pengembangan Hutan Adat di 2026

Pemerintah Provinsi Papua Barat mengalokasikan Rp1 miliar pada 2026 untuk program pengembangan hutan adat di Teluk Bintuni dan Kaimana, mempercepat pengakuan serta pengelolaan demi kelestarian dan kesejahteraan.

{{caption}}
Akademisi dan Menteri ATR/BPN Tegaskan Jual Beli Hutan Ilegal Berstatus PPKH Langgar Aturan

Praktik jual beli hutan ilegal berstatus Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) di Barito Utara menjadi sorotan, melanggar hukum dan berdampak serius pada ekosistem serta sosial.

{{caption}}
Kemenbud: Pengakuan Adat Kedang Ipil Dorong Semangat Pelestarian Budaya Lokal di Indonesia

Penerbitan Perda tentang Pengakuan Adat Kedang Ipil di Kutai Kartanegara dinilai vital oleh Kemenbud, diharapkan memicu daerah lain segera menyusun regulasi serupa demi pelestarian kebudayaan lokal.

{{caption}}
Banjir Sumatra: Menteri Dorong Perbaikan Menyeluruh Manajemen Hutan dan Lingkungan

Menteri Kehutanan menyoroti banjir dan longsor di Sumatra sebagai momentum perbaikan manajemen hutan. Evaluasi kebijakan dan penguatan hak masyarakat adat jadi fokus utama.