Diskon Tarif Kereta Api 30 Persen Dongkrak Okupansi KAI Daop 2 Bandung Hingga 124 Persen
Program diskon tarif kereta api sebesar 30 persen berhasil mendongkrak tingkat okupansi PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung hingga 124 persen, menarik puluhan ribu pelanggan selama masa libur sekolah.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat lonjakan signifikan pada volume penumpang. Peningkatan ini terjadi berkat program stimulus pemerintah berupa pemberian diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial.
Hingga Minggu, 28 Juni 2026, tingkat keterisian kursi (okupansi) di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 124,4 persen. Angka ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas transportasi publik yang terjangkau.
Program potongan harga ini berlaku untuk periode keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat beralih menggunakan kereta api selama masa liburan sekolah.
Peningkatan Okupansi dan Penjualan Tiket Kereta Api
Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa total tiket yang terjual melalui program diskon ini telah menembus angka 80.436 pelanggan. Jumlah ini berasal dari seluruh stasiun yang berada di bawah pengelolaan Daop 2 Bandung.
Angka penjualan tersebut bahkan melampaui total kapasitas murni yang disediakan, yakni 64.640 tempat duduk, untuk periode keberangkatan yang telah ditetapkan. Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen ini merupakan fenomena lazim dalam operasional kereta api.
Kuswardojo menambahkan, hal ini terjadi karena adanya sistem naik dan turun penumpang di berbagai stasiun sepanjang lintas perjalanan. Melalui sistem dinamis tersebut, satu nomor tempat duduk dapat dimanfaatkan secara bergantian oleh lebih dari satu pelanggan pada segmen rute perjalanan yang berbeda.
Penerapan sistem ini tetap mengedepankan aspek keselamatan penumpang sebagai prioritas utama. Dengan demikian, efisiensi penggunaan kapasitas kereta api dapat dimaksimalkan tanpa mengabaikan standar keamanan.
Antusiasme Masyarakat dan Manfaat Program Diskon
Secara akumulatif, antusiasme masyarakat pada satu pekan awal masa liburan sekolah, yaitu periode 20-26 Juni 2026, tercatat melonjak signifikan. Total penjualan seluruh kelas layanan KA Jarak Jauh mencapai 94.090 tiket.
Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 7,4 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatat 87.580 tiket. Lonjakan ini membuktikan efektivitas program diskon dalam menarik minat masyarakat untuk bepergian.
Kuswardojo menegaskan bahwa program diskon tarif 30 persen untuk KA Ekonomi Komersial ini menjadi momentum yang sangat baik. Tujuannya adalah mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi massal.
Penggunaan kereta api menawarkan berbagai keuntungan, antara lain keamanan, kenyamanan, ketepatan waktu, serta ramah lingkungan. Ini menjadikannya pilihan ideal selama musim liburan sekolah.
Imbauan dan Komitmen Pelayanan KAI Daop 2
Guna mengantisipasi pergerakan angka yang dinamis pada rute-rute favorit, manajemen Daop 2 mengimbau calon penumpang untuk segera melakukan transaksi pemesanan tiket. Pemesanan dapat dilakukan secara berkala melalui kanal digital resmi KAI.
Pemesanan lebih awal akan membantu penumpang mendapatkan tiket sesuai jadwal dan tujuan yang diinginkan, mengingat tingginya permintaan. Hal ini juga menghindari kehabisan tiket pada rute-rute populer.
Kuswardojo menambahkan, KAI Daop 2 Bandung akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Tujuannya adalah memastikan perjalanan selama masa libur sekolah berlangsung dengan aman, nyaman, selamat, dan berkesan.
Komitmen ini mencakup peningkatan kualitas layanan dan kesiapan operasional untuk menghadapi lonjakan jumlah penumpang. KAI Daop 2 berupaya menciptakan pengalaman perjalanan yang positif bagi setiap pelanggan.
Sumber: AntaraNews