Pemprov Kepri Ingatkan Pentingnya Keamanan Wisata Saat Libur Sekolah, Fokus Destinasi Pantai

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menekankan pentingnya aspek keamanan wisata di destinasi pantai selama libur sekolah, khususnya untuk anak-anak, guna memastikan keselamatan pengunjung dan menjaga citra pariwisata daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemprov Kepri Ingatkan Pentingnya Keamanan Wisata Saat Libur Sekolah, Fokus Destinasi Pantai
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menekankan pentingnya aspek keamanan wisata di destinasi pantai selama libur sekolah, khususnya untuk anak-anak, guna memastikan keselamatan pengunjung dan menjaga citra pariwisata daerah. (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengeluarkan imbauan penting terkait keamanan dan kenyamanan objek wisata selama musim libur sekolah. Penekanan khusus diberikan pada destinasi pantai yang menjadi daya tarik utama daerah ini. Imbauan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan para pengunjung, terutama anak-anak, dari potensi bahaya di area pantai.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Hasan, menegaskan bahwa para pelaku wisata harus memprioritaskan faktor keselamatan bagi setiap pengunjung. Kewaspadaan tinggi diperlukan untuk mengantisipasi risiko akibat gelombang tinggi atau arus kencang. Langkah proaktif ini diharapkan dapat mencegah insiden yang tidak diinginkan selama periode liburan.

Hasan juga mengingatkan orang tua untuk selalu mengawasi ketat aktivitas anak-anak mereka saat bermain di pantai. Pengawasan yang cermat menjadi kunci untuk menghindari anak-anak terseret arus atau bermain terlalu jauh dari bibir pantai. Koordinasi antara pengelola wisata dan pengunjung sangat esensial demi terciptanya pengalaman liburan yang aman dan menyenangkan di Kepri.

Dalam upaya meningkatkan keamanan di destinasi wisata pantai, Dispar Kepri meminta pelaku usaha untuk memasang pembatas yang jelas. Pembatas ini berfungsi untuk mencegah anak-anak bermain atau berenang terlalu jauh dari bibir pantai, mengingat potensi bahaya seperti terseret arus. Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan di area perairan.

Selain itu, kesiapsiagaan personel dan ketersediaan alat-alat keselamatan menjadi krusial. Pelaku wisata wajib menyiagakan petugas yang terlatih serta menyediakan perlengkapan keselamatan yang memadai untuk mengantisipasi kejadian membahayakan pengunjung saat berenang di pantai. Ketersediaan pelampung, perahu penyelamat, dan tim medis darurat sangat penting untuk respons cepat jika terjadi insiden di pantai.

Aspek pengawasan orang tua juga ditekankan sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga keselamatan. Orang tua memiliki peran utama dalam memastikan anak-anak mereka aman saat beraktivitas di pantai. Pengawasan ketat dapat mencegah anak-anak dari situasi berbahaya dan memastikan mereka tetap berada dalam jangkauan aman.

Pemprov Kepri juga menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas pendukung yang memadai di objek wisata. Salah satunya adalah lahan parkir kendaraan yang aman dan luas, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Fasilitas parkir yang tertata baik akan meningkatkan kenyamanan pengunjung dan mengurangi potensi kemacetan di sekitar lokasi wisata.

Kebersihan pantai menjadi perhatian utama untuk menjaga citra pariwisata Kepri. Pelaku wisata dan pengunjung diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dari sampah, sehingga pantai tetap bersih dan nyaman untuk dikunjungi. Lingkungan yang bersih akan menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Hasan secara tegas mengingatkan agar praktik pungutan liar (pungli) dihindari di seluruh objek wisata. Pungli dapat merusak citra pariwisata Kepri dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum. Transparansi dalam pengelolaan biaya masuk dan layanan adalah kunci untuk membangun kepercayaan wisatawan dan menjaga reputasi destinasi.

Dispar Kepri telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan objek wisata. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan kepolisian menjadi mitra utama dalam patroli dan pengamanan selama musim libur sekolah. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan wisata yang lebih aman dan terkendali.

Surat edaran juga telah diterbitkan kepada seluruh kabupaten/kota di Kepri, berisi imbauan untuk memperketat keamanan dan keselamatan di objek wisata. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemprov Kepri dalam memastikan standar keamanan yang seragam di seluruh wilayah. Penekanan pada keselamatan menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah.

Dalam rangka mendukung pariwisata domestik, Dispar Kepri turut mengampanyekan tagar #DiIndonesiaAja yang digagas oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Kampanye ini mengajak masyarakat Indonesia untuk berwisata di dalam negeri, termasuk warga Kepri sendiri. Objek wisata pantai seperti Pantai Trikora di Bintan, Pantai Nongsa di Batam, dan Pantai Pongkar di Karimun menjadi contoh destinasi menarik yang bisa dikunjungi.

Hasan menyatakan optimisme tinggi terhadap potensi peningkatan kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, selama libur panjang ini. Wisatawan dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura diharapkan akan turut meramaikan destinasi di Kepri. Peningkatan jumlah pengunjung ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal.

Kenaikan kunjungan wisatawan secara langsung akan mendorong roda perekonomian daerah. Sektor-sektor terkait seperti perhotelan, kuliner, transportasi, dan UMKM akan merasakan manfaatnya. Dampak positif ini tidak hanya terbatas pada skala daerah, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi