Jangan Panik Saat Ada Benjolan di Payudara, Segera Lakukan Ini
Kanker payudara sering kali ditandai dengan munculnya benjolan pada payudara. Namun, benjolan rupanya tak selalu terkait dengan kanker payudara.
Kanker payudara masih menjadi masalah serius di Indonesia. Penyakit tersebut menjadi pembunuh tertinggi perempuan Indonesia untuk kategori penyakit kanker.
Kanker payudara sering kali ditandai dengan munculnya benjolan pada payudara. Namun, benjolan rupanya tak selalu terkait dengan kanker payudara.
Consultant Radiologist Luma, dokter Henry Oscar mengatakan, saat ada benjolan pada payudara, perempuan tak perlu panik. Segera datangi fasilitas kesehatan untuk menemui dokter.
“Jangan panik, cari dokter,” kata Henry, Kamis (25/4).
Benjolan pada payudara bisa saja terkait kista, lipoma, fibroadenoma, perubahan fibrokistik, atau mastitis. Jika memang benjolan yang muncul adalah kanker payudara, dokter bisa mengambil tindakan.
Pasien Kanker Payudara Berobat ke Solis
Henry menyebut, tak sedikit pasien kanker payudara asal Indonesia berobat ke Solis Breast Care and Surgery Centre di Singapura. Mereka datang dengan stadium berbeda. Namun rata-rata stadium 2 dan 3.
Setelah menerima pasien kanker payudara, dokter Solis Breast Care and Surgery Centre berdiskusi. Mereka duduk bersama sebelum mengambil tindakan untuk sang pasien.
“Perawatan kanker payudara yang tepat dimulai dari proses imaging yang akurat dan tepat waktu. Tanpa dasar diagnosis yang jelas, langkah medis selanjutnya tidak akan memberikan hasil optimal,” ucapnya.
Dalam menangani pasien kanker payudara, Solis bekerja sama dengan Luma Womens Imaging/Medical Center (Luma), dan OncoCare Cancer Center (OncoCare).
Penanganan Terintegrasi
Lewat kerja sama ini, perawatan pasien kanker payudara dilakukan secara terintegrasi. Dimulai dari pusat radiologi lanjutan dan patologi atau advanced radiology centre.
Dengan tim inhouse patologi dan fasilitas day care surgery, para ahli bedah membuat keputusan yang lebih cepat dan tepat. Sehingga meningkatkan hasil pengobatan dan mengurangi kebutuhan prosedur lanjutan. Proses pemulihan pasien pun jadi lebih cepat.
Selain itu, Solis Breast Care and Surgery Centre menyediakan pendekatan bedah yang presisi, termasuk lumpectomy, mastectomy, dan teknik onkoplastik, serta prosedur minimal invasive dan biopsi terpadu.
Metode ini memastikan diagnosis yang akurat dan komprehensif sejak tahap awal demi pemulihan yang lebih cepat.
Terakhir, menawarkan perawatan berbasis terapi personalisasi, terapi target, serta akses ke uji klinis terbaru, untuk memberikan pendekatan pengobatan yang sesuai dengan karakteristik biologis kanker pada masing-masing pasien.
“Keberhasilan perawatan sangat dipengaruhi oleh ketepatan strategi sejak tahap diagnosis hingga terapi. Pasien perlu berada di pusat layanan yang tepat, di tangani tim multidisiplin dengan pengalaman dan jam terbang yang memadai,” kata Konsultan Senior dan Dokter Spesialis Bedah Payudara Solis, Tang Siau Wei.