Sorot
{{caption}}
Hadiah Juara Premier League 2025/2026: Arsenal Kantongi Rp1,2 Triliun

{{caption}}
Demo Ricuh di Lapas Narkotika Gowa, Delapan Orang Ditangkap

{{caption}}
Eks Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Bukti Transfer

{{caption}}
Terungkap Peran Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra di Kasus Korupsi CPO

{{caption}}
Bruno Fernandes adalah Masa Depan Manchester United

{{caption}}
Ngaku Anggota Polri, Komplotan Perampok Teror Pengendara di Palmerah

Topik Terkait
{{caption}}
Penjual Konten Pornografi Anak Diringkus Polda Jatim, Raup Rp550 Juta

ASF menyebarluaskan foto dan video bermuatan pornografi anak secara daring sejak Juni 2023.

{{caption}}
VIDEO: Fakta Polisi Bongkar Modus Grup "Fantasi Sedarah", Konten Porno Dijual Rp50 Ribu

Ade mengatakan pihaknya sudah mengamankan Anak berusia dibawah 18 tahun

{{caption}}
Pria di Karawang Jual 13 Ribu Video Porno Anak Via Telegram, Cuan Rp80 Juta Akhirnya Ditangkap

Kasubdit III Ditres Siber Polda Metro Jaya Kompol Alvin Pratama mengatakan, CSH diamankan di kediamannya daerah Karawang, Jawa Barat.

{{caption}}
Polri Bongkar Penyebaran Video Pornografi Anak, Pelaku Sebar Lewat Grup Telegram 'Meguru Sensei'

Bareskrim Mabes Polri membongkar kasus penyebaran video konten pornografi yang disebarkan melalui grup chat aplikasi Telegram bernama 'Meguru Sensei'

{{caption}}
Akun Telegram Ini Jual 8.000 Lebih Konten Video Porno Anak Sampai Kominfo Diminta Turun Tangan

MAFA telah diringkus di sebuah sebuah indekos kawasan Coblong

{{caption}}
Praktik Penjualan Video Porno Anak dan Dewasa Dibongkar Polisi, Pelaku Raup Rp12 Juta per Bulan

Pelaku menggunakan akun Facebok dengan nama 'Pemersatu Bangsa'. Pelanggan kemudian akan diarahkan ke akun Instagram lalu mengunduh konten di aplikasi Telegram.

{{caption}}
Jual Video Porno Anak-Anak, Pelaku Raih Omzet Rp12 Juta Setiap Bulan

Menurut dia, tersangka menawarkan video porno berbayar itu melalui media sosial Facebook.

{{caption}}
Penjual Video Porno Anak Ditangkap di Dumai, Dipasarkan Lewat Telegram

Satreskrim Polres Dumai menangkap penjual video porno yang dipasarkan lewat Telegram. Video yang dijual itu lebih dominan film porno anak di bawah umur.

{{caption}}
Begini Modus Pemuda Bekasi Jual Video Porno Anak di Bawah Umur, Admin Ratusan Grup di Telegram

Wadir Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Hendri Umar mengatakan, merupakan admin dari sejumlah grup yang berisikan video porno

{{caption}}
Jual Video Porno Bocah via Telegram Sejak Tahun 2022, Pemuda Bekasi Cuan Ratusan Juta

Ada 398 pelanggan yang dibagi dalam 3 grup kategori

{{caption}}
Punya 350 Pelanggan Video Porno Anak di Telegram, Pria di Bekasi Raup Rp50 Juta sejak 2023

Pria inisial DY (25) diciduk usai bisnis ilegalnya menjual konten video pornografi anak di Bawah dibongkar polisi.

{{caption}}
Pelanggan Konten Porno Anak Bayar Rp150-Rp200 Ribu ke Pemuda di Bekasi, Pembayaran Transfer Via E-Wallet

Bisnis ilegal itu diketahui setelah polisi melakukan patroli siber dan menemukan link penjualan konten porno di media sosial X.

{{caption}}
Curhat Ayah Putrinya Disomasi Usai Terima Video Syur, Diduga Ortu Pengirim Bukan Orang Sembarangan

Seorang ayah bernama Tupar Sabar Pardede mengungkap jeritan hatinya di media sosial.

{{caption}}
Bareskrim Ciduk Pria LGBT Jual Video Porno Anak dan Sesama Jenis

Pengungkapan kasus itu berawal dari patroli siber yang dilakukan petugas terhadap konten pornografi anak.

{{caption}}
Kelola 8.000 Lebih Konten Video Porno Anak, Ini Keuntungan Diraup Tersangka

Tersangka memberi judul berbeda beda pelbagai koleksi video pornografi dewasa dan pornografi anak.

{{caption}}
Remaja SMA Jadi Korban 'Revenge Porn' Karena Komunikasi Lagi dengan Mantan

Pelaku sudah ditangkap polisi setelah berusaha kabur ke Tangerang usai melakukan aksi bejatnya

{{caption}}
Kasus Video Ibu Cabuli Anak, Pemilik Asli Akun Icha Shakila Juga Diperdaya Buat Konten Asusila

Polisi telah memeriksa S, pemilik asli akun media sosial Facebook Icha Shakila.

{{caption}}
Kasus Ibu Muda Bikin Video Porno dengan Anak Kandung, Polisi Ungkap Sosok Pemilik Facebook Icha Shakila

Ade Safri menceritakan, S awalnya dihubungi oleh seseorang inisial M via pesan Facebook pada September 2021.