Hercules Sindir Jenderal Ompong, Kapolda: Bisa Masuk Kategori Penghinaan
Hercules menyindir sang jenderal yang disebutnya saat masih aktif tidak berani bersikap tegas, tetapi setelah pensiun justru berani bicara keras.
Ketua Ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario de Marshall alias Hercules kembali membuat kontroversi. Ia menyebut salah seorang purnawirawan Jenderal TNI sebagai “Jenderal gigi ompong”, yang memicu reaksi keras dari aparat keamanan.
Pernyataan itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial melalui unggahan akun X @ZulkifliLubis69. Dalam video tersebut, Hercules menyindir sang jenderal yang disebutnya saat masih aktif tidak berani bersikap tegas, tetapi setelah pensiun justru berani bicara keras.
“Dulu masih aktif enggak berani bilang tumpas, sekarang udah pensiun, uda gigi ompong, mau tumpas gigit pakai apa?” sindir Hercules.
Hercules juga menyinggung, seharusnya jenderal tersebut fokus pada penumpasan Organisasi Papua Merdeka (OPM) ketimbang membuat pernyataan kontroversial.
“Tumpas lah OPM Papua, merdeka sana,” lanjutnya.
Kapolda Metro Jaya: Sudah Masuk Kategori Penghinaan
Menanggapi pernyataan tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto mengatakan, pernyataan Hercules sudah menjadi bahan diskusi internal kepolisian, dan dinilai telah masuk ke dalam kategori penghinaan.
“Sebelum ada laporan pun kami sudah menjadi bahan diskusi. Apakah perbuatan yang bersangkutan seperti Hercules mengatakan ini-ini-ini bisa masuk dalam kategori penghinaan, penistaan secara lisan kepada orang-orang yang secara umum adalah orang-orang yang sangat terhormat,” ujar Karyoto di Monas, Minggu (9/5).
Karyoto menyampaikan, jika pihak yang dimaksud dalam ucapan Hercules merasa dirugikan, sebaiknya segera menempuh jalur hukum.
Pangdam Jaya: Kami Tidak akan Diam
Sementara itu, Pangdam Jayakarta Mayjen TNI Rafael Granada Baay menyerahkan permasalahan ini kepada kepolisian. Namun ia menegaskan, pihak TNI tidak akan tinggal diam bila prajurit mereka disinggung.
“Jelas ya tadi, itu ranah hukum. Saya TNI aktif, jadi kalau kepada prajurit saya, saya pasti bertindak. Yang tadi disampaikan (Kapolda) sudah ranah hukum,” tegas Rafael.