Mau Lapor Polisi Karena Anak Istri Terancam, Hercules Marah: Kalau Pakai Cara Saya Nanti Dibilang Preman

Sebelumnya tim advokat anti-premanisme mendesak pemerintah segera menangkap Hercules dan membubarkan GRIB karena dinilai sangat meresahkan publik.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Mau Lapor Polisi Karena Anak Istri Terancam, Hercules Marah: Kalau Pakai Cara Saya Nanti Dibilang Preman
Mau Lapor Polisi Karena Anak Istri Terancam, Hercules Marah: Kalau Pakai Cara Saya Nanti Dibilang Preman (Merdeka.com)

Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Rosario de Marsal alias Hercules merespons seruan tim advokat anti-premanisme yang mendesak pemerintah segera menangkapnya dan membubarkan GRIB karena dinilai sangat meresahkan publik.

Desakan itu sebelumnya disampaikan beberapa perwakilan tim advokat usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/5).

Hercules mengaku kaget terkait desakan tim advokat anti-premanisme tersebut. Hercules menilai desakan tim advokat anti-premanisme itu merupakan ancaman terhadap istrinya.

"Jadi ya memang kaget juga, istri anak pun kaget artinya ini semacam pengancaman dan provokasi dan syok terapi terhadap istri anak saya," kata Hercules saat memberikan pernyataan di kediamannya sebagaimana dikutip akun Instagram advokat @sunankalijaga, Jumat (9/5).

Hercules Tunjuk Sunan Kalijaga Sebagai Kuasa Hukum

Hercules mengaku tidak tinggal diam dengan ancaman tim advokat anti-premanisme. Dia menunjuk Sunan Kalijaga sebagai kuasa hukum untuk menangani dugaan pengancaman dialami istrinya tersebut.

"Karena nanti saya pakai cara saya dibilang preman lagi tapi karena saya juga ngerti hukum saya tidak akan pakai cara saya tetapi nanti Mas Sunan dan Mas Agus," kata Hercules.

Advokat Desak Keras Bubarkan GRIB dan Tangkap Hercules

Tim advokat anti-premanisme serukan soal penangkapan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Rosario de Marsal alias Hercules. Mereka juga mendesak pemerintah segera membubarkan GRIB karena dinilai sangat meresahkan publik.

Hal tersebut disampaikan oleh beberapa perwakilan tim advokat usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 7 Mei 2025.

"Kami baru saja RDP dengan Komisi III temanya tumpas premanisme ke akar-akarnya," kata anggota Tim Advokat Anti Premanisme Appe Hutahuru dikutip dari Youtube MerdekaDotCom (8/5).

"Kami bicara premanisme itu tidak hanya salah satu bentuk badan hukum. Bisa pribadi, bisa kelompok, bisa LSM, bisa ormas, atau juga bisa orang memakai seragam aparat pemerintah," tambahnya.

Alasan Advokat Desak Bubarkan GRIB dan Tangkap Hercules

Salah satu perwakilan tim advokat lainnya, dalam pernyataannya kemudian menyebut secara gamblang nama Hercules dan meminta agar ketua GRIB itu segera ditangkap.

"Apapun perbuatan yang nyata sudah melanggar hukum harus ditindak. Saya sebut nama saja kita semua sudah pada tahu. Ada satu orang bernama Hercules itu sudah melakukan perbuatan melawan hukum," ungkap salah satu perwakilan tim advokat.

"Dan dia berani membawa-bawa nama Presiden bapak Prabowo seolah dia dilindungi Presiden. Tangkap (dia) kami sampaikan kepada Komisi III tangkap," tambahnya.

Dia juga mengatakan, pihaknya mendorong aparat penegak hukum berani menindak aksi premanisme.

"Dan organisasi yang disebut GRIB harusnya diapun sudah bisa dikategorikan untuk dibubarkan. Maka ini menjadi penting kepada Komisi III untuk menindak tegas melalui aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian," tambahnya.

Hercules Jadi Sorotan

Nama Hercules sendiri belakangan memang tengah ramai jadi sorotan. Sebab, dia sempat melontarkan hinaan 'bau tanah' kepada eks Gubernur Jakarta Jenderal (Purn) Sutiyoso.

Diketahui jika beberapa waktu lalu dalam sebuah wawancara eksklusif, Sutiyoso sempat mengungkap tentang pengalamannya menghadapi ormas selayaknya preman semasa berdinas di Kodam Jaya tahun 1996 hingga 1997.

“Jadi waktu panglima pun begitu, hiruk-pikuknya Ibu Kota oleh aksi-aksi ormas yang menjelma menjadi preman tukang palak, terutama di tempat-tempat hiburan,” kata Sutiyoso.

Menanggapi hal ini, Hercules yang merupakan mantan preman kelas kakap Tanah Abang itu lalu tak segan mengejek Sutiyoso dengan lantang. Dia bahkan meminta Sutiyoso untuk diam.

“Kayak Pak Sutiyoso itu ngapain, Pak Sutiyoso itu enggak usahlah menyinggung ormas. Sudahlah, kalau saya bilang mulutmu sudah bau tanah. Enggak usah menyinggung-nyinggung kita,” tandasnya.

Rekomendasi