Krangan bunga dan pesan keluarga korban di tugu peringatan bom Bali 2002 di Kuta, Bali, Indonesia, Minggu (12/10/2025). (AFP/ Sonny Tumbelaka)
ADVERTISEMENT
Peringatan 23 tahun tragedi Bom Bali I kembali digelar khidmat di Monumen Ground Zero, Legian, Kuta, pada Minggu (12/10/2025). Lokasi bekas ledakan yang merenggut nyawa 202 orang ini dipenuhi karangan bunga, lilin, dan doa dari keluarga korban serta wisatawan mancanegara.
Tragedi yang terjadi pada 12 Oktober 2002 di Sari Club dan Paddy’s Pub ini merupakan salah satu insiden terorisme kemanusiaan terbesar di Indonesia, yang gaungnya menggetarkan dunia. Bom Bali I menewaskan 202 orang, di mana 164 adalah warga negara asing dan 38 warga Indonesia. Korban luka berat mencapai 209 orang. Sebagian besar korban berasal dari Australia, diikuti oleh Inggris, Amerika Serikat, dan sejumlah negara Eropa lainnya.
Pemuka lintas agama berkumpul untuk berdoa di tugu peringatan bagi mereka yang gugur dalam peringatan 23 tahun bom Bali 2002 di Kuta, Bali, Indonesia, Minggu (12/10/2025). AFP/ Sonny TumbelakaWarga berkumpul untuk berdoa di tugu peringatan bagi mereka yang gugur dalam peringatan 23 tahun bom Bali 2002 di Kuta, Bali, Indonesia, Minggu (12/10/2025). AFP/ Sonny TumbelakaPemuka lintas agama berdoa di tugu peringatan bagi mereka yang gugur dalam peringatan 23 tahun bom Bali 2002 di Kuta, Bali, Indonesia, Minggu (12/10/2025). AFP/ Sonny TumbelakaWarga menaburkan bunga ke tugu peringatan bagi mereka yang gugur dalam peringatan 23 tahun bom Bali 2002 di Kuta, Bali, Indonesia, Minggu (12/10/2025). AFP/ Sonny TumbelakaKonsulat Jenderal Australia Jo Stevens menyalakan lilin di tugu peringatan bagi mereka yang gugur dalam peringatan 23 tahun bom Bali 2002 di Kuta, Bali, Indonesia, Minggu (12/10/2025). AFP/ Sonny TumbelakaSeorang pria memegang bunga di tugu peringatan bagi mereka yang gugur dalam peringatan 23 tahun bom Bali 2002 di Kuta, Bali, Indonesia, Minggu (12/10/2025). AFP/ Sonny TumbelakaKrangan bunga dan pesan keluarga korban di tugu peringatan bom Bali 2002 di Kuta, Bali, Indonesia, Minggu (12/10/2025). AFP/ Sonny Tumbelaka
Ribuan warga Aceh berkumpul dalam Peringatan Tsunami Aceh ke-21, mendoakan korban tragedi 2004 serta para korban banjir dan tanah longsor yang baru-baru ini melanda Sumatera, sekaligus menyerukan pentingnya menjaga lingkungan.