FOTO: Momen Kapal Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Ada Teriakan Minta Tolong
Polisi mengungkap kronologi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali setelah berlayar selama 25 menit dari Pelabuhan Ketapang.
Kepolisian mengungkap kronologi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali setelah berlayar selama 25 menit dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Kapal feri penyeberangan tersebut dilaporkan mengalami gangguan pada ruang mesin. Petugas juga mendengar suara teriakan minta tolong saat kapal mulai terbalik dan hanyut terbawa arus Selat Bali.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menjelaskan, insiden terjadi pada Kamis (3/7) dini hari.
“Pada pukul 00.16 WITA, KMP Tunu Pratama Jaya ketika berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, terdengar informasi di channel 17 untuk KMP Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Tiga menit kemudian, tepat pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout. Sekitar pukul 00.22 WITA, kapal KMP Tunu Pratama Jaya 3888 dilaporkan berada dalam posisi mengejar dan siap memberikan bantuan. Namun nahas, kapal telah lebih dahulu terbalik dan terseret arus kuat ke arah selatan perairan Selat Bali.
Ariasandy menyatakan bahwa awak kapal sempat menginformasikan kondisi darurat tersebut ke Local Port Service (LPS) Gilimanuk. "Kapal sudah terbalik dan hanyut ke arah selatan dengan titik koordinat 08°09.371', 114°25.1569'," ungkapnya.
Dalam upaya penyelamatan, kepolisian langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk ASDP Gilimanuk, Kapolres Banyuwangi, Basarnas, dan Pos TNI AL. Tim gabungan dikerahkan, terdiri dari dua unit kapal penyelamat — masing-masing dari Basarnas dan Ditpolair — serta tim medis Polres yang disiagakan di pelabuhan.
“Sementara informasi didapat life jaket ditemukan di Pantai Boom, Banyuwangi. Dimungkinkan arus mengarah kembali ke Ketapang. Sampai saat ini pencarian masih berlangsung,” tambah Ariasandy.
Potret Keluarga Korban Harap-Harap Cemas Menanti Kabar