Fatayat NU Ajak Perempuan Milenial Perkuat Literasi Keuangan Syariah
Tingkat literasi keuangan perempuan meningkat sebesar 14% dari tahun 2019, yakni menjadi 50,33%.
Anggota Fatayat NU ada sekitar 10 juta perempuan.
Fatayat NU Ajak Perempuan Milenial Perkuat Literasi Keuangan Syariah
Organisasi perempuan muda di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU), Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) bekerja sama dengan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Syariah, khususnya di kalangan perempuan muda Indonesia.
"Fatayat NU yang beranggotakan 10 juta perempuan muda berusia 25—45 tahun, telah aktif bergerak di berbagai bidang, termasuk keagamaan, ekonomi, dan sosial. Kami sangat menyambut baik kerja sama ini. Bagi kami, langkah ini dapat mendukung misi bersama dalam memberdayakan perempuan muda Indonesia, khususnya Sahabat Fatayat dalam meningkatkan pemahaman literasi dan inklusi keuangan Syariah di Indonesia," ujar Hj. Margaret Aliyatul Maimunah, Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama (NU).Fokus peningkatan literasi keuangan bagi perempuan ini telah digiatkan sejak sekitar sepuluh tahun lalu di Indonesia dengan dipandu oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, tingkat literasi keuangan perempuan meningkat sebesar 14% dari tahun 2019, yakni menjadi 50,33%.
Di Indonesia, kontribusi perempuan terhadap perekonomian terlihat di sektor UMKM sendiri.
Sebanyak 53,76% pemilik UMKM di Indonesia merupakan seorang perempuan dengan 97% karyawannya juga merupakan perempuan. Hal ini telah berhasil memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 61%.
Pencapaian ini menjadi salah satu semangat Fatayat NU dan Prudential Syariah untuk mendukung kapabilitas para perempuan dalam mengambil keputusan keuanganyang bijaksana, mengelola pendapatan dengan efisien, dan merencanakan masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Omar S. Anwar, Presiden Direktur Prudential Syariah, mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, terutama saat membuat keputusan strategis yang menyangkut finansial.
"Melalui kerja sama ini, kami berkomitmen untuk terus memberdayakan perempuan di Indonesia melalui beragam insiatif bermanfaat, berkah, dan berdampak besar untuk masa depan literasi dan inklusi keuangan Syariah. Dengan demikian, program ini dapat membantu lebih banyak lagi keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dan sejahtera,"
Omar S. Anwar