Prudential Syariah dan UHAMKA Bekali Mahasiswa Pentingnya Proteksi Keuangan Syariah
Prudential Syariah berkolaborasi dengan UHAMKA membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya perencanaan dan Proteksi Keuangan Syariah untuk masa depan finansial yang tangguh dan sesuai syariat Islam.
Prudential Syariah dan UHAMKA Bekali Mahasiswa Pentingnya Proteksi Keuangan Syariah
PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) memberikan pembekalan kepada mahasiswa di Jakarta. Pembekalan ini terkait pentingnya perencanaan dan Proteksi Keuangan Syariah. Inisiatif ini bertujuan membekali generasi muda menghadapi berbagai tantangan finansial di era digital.
Kegiatan bertajuk "Wakaf, Proteksi, dan Keuangan Syariah: Edukasi Finansial untuk Mahasiswa di Era Digital" ini menekankan pentingnya persiapan finansial sejak dini. Tujuannya adalah agar mahasiswa mampu mengelola keuangan secara bijaksana dan sesuai syariat Islam.
Bondan Margono, Head of Sharia Advocacy & Strategic Initiatives Prudential Syariah, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar para mahasiswa mampu menyiapkan masa depan finansial yang bijaksana, berkelanjutan, dan sesuai syariat Islam. Ia menambahkan, "Di tengah perannya sebagai pilar masa depan perekonomian nasional, generasi muda masih dihadapkan pada berbagai tantangan finansial, terutama meningkatnya biaya hidup."
Mengatasi Kesenjangan Literasi Proteksi Keuangan Syariah
Inisiatif Prudential Syariah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas literasi Proteksi Keuangan Syariah di kalangan generasi muda. Hal ini penting mengingat masih lebarnya kesenjangan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Mengutip data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2025, tingkat literasi keuangan syariah baru mencapai 43,42 persen. Sementara itu, tingkat inklusi keuangan syariah masih berada di angka 13,41 persen.
Bondan Margono menyatakan, kondisi tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk terus meningkatkan pemahaman, edukasi, dan akses terhadap Proteksi Keuangan Syariah. Ini khususnya bagi generasi muda, agar semakin tangguh secara finansial di tengah dinamika ekonomi ke depan.
Membangun Ketahanan Finansial Melalui Asuransi Syariah
"Literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi utama dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Bondan Margono. Membangun kesadaran akan pentingnya proteksi, termasuk melalui asuransi syariah, menjadi bagian dari ikhtiar dalam memperkuat ketahanan finansial sekaligus memitigasi risiko kehidupan ke depan.
Proteksi tersebut termasuk melalui asuransi syariah, yang menjadi bagian dari ikhtiar memperkuat ketahanan finansial. Ini juga berfungsi untuk memitigasi risiko kehidupan di masa depan.
Bondan berharap, "Kami berharap kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak generasi muda dengan asuransi syariah sehingga dapat mendorong asuransi sebagai pilar penting perekonomian Indonesia."
Sinergi Strategis dalam Edukasi Keuangan Syariah
Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) PP Muhammadiyah, Amirsyah Tambunan, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Prudential Syariah dengan MPW PP Muhammadiyah.
Sejak Agustus 2025, Prudential Syariah telah menjalin kerja sama dengan MPW PP Muhammadiyah untuk meningkatkan literasi dan inklusi produk asuransi syariah melalui kelas edukasi syariah.
Kolaborasi strategis ini diharapkan dapat memperluas pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam ekosistem keuangan syariah. Dengan demikian, akan mendorong asuransi sebagai pilar penting perekonomian di Indonesia.
Sumber: AntaraNews