Dua Eksekutor Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Teridentifikasi, Ini Sosoknya
Iman menduga jumlah pelaku bisa lebih dari empat orang. Dugaan itu berkembang dari hasil penyelidikan di lapangan.
Polisi berhasil mengidentifikasi dua orang pelaku yang terlibat dalam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dua terduga yang disebut sebagai eksekutor itu berinisial BHC dan MAK.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, identitas itu didapat dari pemeriksaan 15 saksi dan analisis barang bukti. "Dari keterangan saksi dan analisis CCTV serta Satu Data Polri, kami menduga dua orang berinisial BHC dan MAK," kata Iman saat konferensi pers, Rabu (18/3).
Iman menduga jumlah pelaku bisa lebih dari empat orang. Dugaan itu berkembang dari hasil penyelidikan di lapangan.
Aktivis KontraS, Andrie Yunus disiram air keras di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat pada Kamis,12 Maret 2026. Insiden ini sempat terekam sejumlah kamera CCTV. Tampak, korban terpantau masuk kantor YLBHI untuk kegiatan podcast pada pukul 19.00 WIB. Saat keluar, korban langsung dibuntuti pelaku.
"Dari sejak dari kantor YLBHI termonitor berdasarkan CCTV yang kami ambil itu sudah ada yang mengikuti," ujar dia.
Korban Isi BBM di SPBU
Saat korban mengisi BBM di SPBU, dua pelaku itu kembali terekam. Ciri pakaian dan kendaraan sesuai dengan pelaku di lokasi kejadian.
"Rekan-rekan sekalian perhatikan yang kami beri tanda merah. Ini adalah dua orang yang diduga melakukan eksekusi di TKP nanti. Akan ada kesesuaian antara pakaian yang digunakan dengan kendaraan yang digunakan," ujar dia.
Dia melanjutkan, sepeda motor lain diduga bagian kelompok pelaku sudah menunggu di jalur menuju di Jalan Salemba I. Tak lama, ada pelaku yang kemudiaj menyiramkan cairan ke arah korban.
Eksekutor Berputar Arah
"Nah itu yang kami lingkari warna merah adalah pelaku eksekutor berputar arah kemudian berpapasan menunggu nah ini yang hijau adalah korban itu pada saat di lempar dengan cairan. Ini yang kuning adalah motor kedua yang ditunggangi oleh terduga juga jaringan dari pelaku kelompoknya pelaku," terang dia.
Aksi terekam jelas di CCTV. Usai menyerang korban, dua motor pelaku kabur secara berpencar.
"Dari sini eksekutor berpisah dua motor tersebut," tandas dia.