DPR Dukung Rencana Presiden Prabowo Naikkan Gaji Hakim
Adies menyoroti, hingga saat ini masih banyak hakim yang belum mendapatkan fasilitas hidup yang layak, mulai dari tempat tinggal hingga jaminan kesehatan.
Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan gaji para hakim mendapatkan sambutan positif dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir menyatakan dukungannya dan menilai langkah tersebut sangat penting untuk memperbaiki integritas lembaga peradilan di Indonesia.
"Tentu kita apresiasi keinginan Presiden Prabowo tersebut. Dengan menaikkan kesejahteraan para hakim kita berharap kinerja dan integritas mereka semakin lebih baik lagi ke depannya," kata Adies yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Jumat (2/5).
Adies menyoroti, hingga saat ini masih banyak hakim yang belum mendapatkan fasilitas hidup yang layak, mulai dari tempat tinggal hingga jaminan kesehatan.
"Berdasarkan catatan kita, misalnya masih banyak hakim-hakim yang untuk sekadar tempat tinggal saja mereka masih sewa atau kontrak. Belum lagi soal fasilitas kesehatan, transportasi dan lainnya yang belum memadai. Tentu ini harus jadi perhatian kita semua agar dunia peradilan kita semakin bersih dan berwibawa," tegasnya.
Ia menekankan, peningkatan kesejahteraan hanyalah salah satu langkah dari rangkaian pendekatan yang harus dilakukan untuk mengurai kompleksitas persoalan dalam dunia peradilan.
"Problem dunia peradilan kita sangat kompleks, jadi dibutuhkan berbagai macam pendekatan guna mengurai akar masalah di dunia peradilan kita. Tak cukup semalam ibaratnya dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di dunia peradilan saat ini, dibutuhkan komitmen dan dukungan semua elemen bangsa dalam membenahi persoalan ini," tandasnya.
Adies mengingatkan soal pentingnya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan. Ia merujuk pada buku Sebastiaan Pompe, Runtuhnya Institusi Mahkamah Agung, yang memuat kritik terhadap sistem dan moralitas dalam lembaga hukum.
"Tentu bermacam-macam persoalan itu harus segera kita benahi bersama-sama agar kepercayaan publik terhadap dunia peradilan tidak semakin merosot," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan komitmennya menaikkan gaji hakim sebagai langkah konkret agar hukum tidak bisa dibeli.
"Saya sedang merencanakan bagaimana menaikkan gaji para hakim kita agar hakim kita nanti tidak bisa disogok tidak bisa dibeli, agar hukum bisa ditegakkan dengan baik," kata Prabowo dalam peringatan Hardiknas di SDN 5 Cimahpar, Bogor, Jumat (2/5).