DMI NTB Apresiasi Program UKIM Imam Masjid Pemprov Jatim, Belajar Pengelolaan Masjid
Dewan Masjid Indonesia NTB mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap program UKIM Imam Masjid yang telah menjangkau puluhan ribu imam, memicu kunjungan studi tiru untuk mempelajari pengelolaan masjid.
Dewan Masjid Indonesia (DMI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Apresiasi ini terkait dukungan Pemprov Jatim terhadap program Uang Kehormatan Imam Masjid (UKIM) yang sukses. Program tersebut telah disalurkan kepada puluhan ribu imam masjid di wilayah Jawa Timur sejak tahun 2019.
Ketua Umum DMI NTB, Muzihir, mengungkapkan kekagumannya atas kepedulian Gubernur Jawa Timur kepada DMI. Kunjungan studi tiru ini dilakukan untuk mempelajari langsung pengelolaan program DMI Jatim yang dinilai luar biasa. DMI NTB ingin mengadopsi praktik terbaik dalam manajemen masjid.
Rombongan DMI NTB yang terdiri dari sekitar 30 pengurus melakukan kunjungan langsung ke DMI Jawa Timur di Surabaya. Mereka diterima oleh Ketua DMI Jawa Timur KHM Sudjak beserta jajaran pengurus lainnya. Kunjungan ini bertujuan memperkuat peran DMI di tingkat akar rumput dan pengelolaan masjid.
DMI NTB Belajar Pengelolaan Masjid dari Jawa Timur
Ketua Harian DMI NTB, Mashur, menjelaskan bahwa kunjungan ini memiliki tujuan utama. Tujuan tersebut adalah untuk mempelajari pengelolaan program dan penguatan peran DMI hingga ke tingkat akar rumput. DMI NTB berupaya membangun forum komunikasi dengan takmir masjid di berbagai tingkatan.
Selain menjalankan program turunan dari DMI Pusat, DMI NTB juga aktif membangun komunikasi. Mereka membentuk forum komunikasi dengan takmir masjid di tingkat grass roots. Upaya ini bertujuan mengembangkan masjid model untuk program tertentu yang bisa ditiru masjid lain.
Mashur menambahkan bahwa pendanaan untuk program-program DMI NTB tidak berasal dari hibah APBD. Dana tersebut justru datang dari dukungan Ketua DMI NTB sendiri. Ketua DMI NTB juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTB, menunjukkan komitmen pribadi yang kuat.
Program Unggulan DMI Jawa Timur dan Dampak UKIM
Ketua DMI Jawa Timur, KHM Sudjak, memaparkan lima program unggulan yang dijalankan organisasinya. Program-program tersebut meliputi Uang Kehormatan Imam Masjid (UKIM) dan Masjid Award. Ada pula Halal dan Syariah Center, Sertifikasi Wakaf Masjid, serta pembinaan dan dakwah masjid selama Ramadan.
Sudjak secara khusus menyoroti program UKIM yang telah berjalan sejak tahun 2019. Penyaluran UKIM dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. Program ini menunjukkan komitmen DMI Jatim dan Pemprov Jatim dalam memperhatikan kesejahteraan imam masjid.
Hingga tahun 2026, program UKIM telah menjangkau 87.799 imam masjid. Para imam tersebut tersebar di 52.714 masjid di seluruh Jawa Timur. Angka ini menunjukkan skala besar dan dampak positif program terhadap komunitas masjid.
Dukungan terhadap program DMI Jatim tidak hanya berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Perbankan dan para donatur masyarakat juga turut serta memberikan dukungan. Kolaborasi ini memperkuat keberlanjutan dan jangkauan program-program DMI Jatim.
Studi Banding dan Pembinaan Generasi Muda di Masjid Surabaya
Selain kunjungan ke kantor DMI Jawa Timur, pengurus DMI NTB juga melakukan studi banding ke beberapa masjid. Mereka mengunjungi Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dan Masjid Al-Falah Surabaya. Kunjungan ini bertujuan melihat langsung pengelolaan dan pembinaan jamaah.
DMI NTB ingin memahami bagaimana masjid-masjid tersebut menjalankan program pembinaan. Terutama program yang berfokus pada generasi muda di lingkungan masjid. Hal ini diharapkan dapat memberikan inspirasi untuk diterapkan di NTB.
- Program UKIM DMI Jawa Timur telah menjangkau 87.799 imam masjid.
- Program ini tersebar di 52.714 masjid se-Jawa Timur hingga tahun 2026.
- Dukungan pendanaan UKIM berasal dari Pemprov Jawa Timur, perbankan, dan donatur masyarakat.
Sumber: AntaraNews