Diduga Sopir Mengantuk, Kecelakaan Anggota DPR Gus Hilman Tewaskan Dua Staf
Kecelakaan Anggota DPR Muhammad Hilman Mufidi di Tol Pasuruan-Probolinggo menewaskan dua stafnya. Polisi menduga sopir mengantuk, penyelidikan masih berlanjut.
Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman, mengalami kecelakaan lalu lintas serius di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo KM 834 pada Sabtu (23/5) sore. Insiden tragis ini mengakibatkan dua staf pendampingnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Pihak kepolisian menduga penyebab utama kecelakaan ini adalah kelalaian sopir yang mengantuk saat berkendara.
Dugaan penyebab kecelakaan dikonfirmasi oleh Ajun Inspektur Polisi Dua Muhammad Taufik Rahadian. Ia adalah Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Probolinggo Kota. Konfirmasi ini disampaikan setelah olah tempat kejadian perkara (TKP). Mobil Innova yang ditumpangi Gus Hilman dan stafnya melaju dari arah Probolinggo menuju Pasuruan. Sopir diduga kurang konsentrasi sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.
Akibat benturan keras, mobil tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan. Kecelakaan Anggota DPR ini menjadi perhatian publik mengingat status korban dan dugaan kelalaian yang menyebabkan hilangnya dua nyawa. Proses penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap detail insiden ini.
Kronologi Kecelakaan Anggota DPR di Tol Probolinggo
Kecelakaan yang menimpa rombongan Anggota DPR Gus Hilman terjadi saat mobil Innova yang dikemudikan Mahrus Ali melaju dari timur ke barat. Kendaraan tersebut membawa tiga penumpang, yakni Gus Hilman, Alex Anwaruh, dan Adinda Najwa. Kondisi sopir yang kurang konsentrasi diduga menjadi faktor krusial dalam insiden ini.
Muhammad Taufik Rahadian menjelaskan, "Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diduga pengemudi Innova kurang konsentrasi (mengantuk) terhadap kendaraan yang ada di depannya." Ia menambahkan, "Sopir Innova saat mengemudi kurang konsentrasi atau mengantuk sehingga mobilnya melaju tidak terkendali hingga menabrak bak belakang sebelah kanan dump truk yang berjalan di lajur kiri dan berada di depannya." Benturan keras tak terhindarkan, menyebabkan kerusakan signifikan pada kendaraan yang ditumpangi Gus Hilman.
Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Probolinggo. Dua korban meninggal dunia di lokasi adalah Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), keduanya merupakan staf pendamping Gus Hilman. Jenazah kedua korban telah dibawa ke rumah duka di Tangerang untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Penyelidikan Polisi dan Kondisi Korban Kecelakaan
Hingga saat ini, Satlantas Polres Probolinggo Kota belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan Anggota DPR yang menewaskan dua orang tersebut. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan bukti dan keterangan lebih lanjut. Proses ini penting untuk memastikan keadilan bagi para korban dan keluarga.
Sementara itu, Gus Hilman yang juga menjadi korban dalam kecelakaan ini mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan intensif. Ia sempat dioperasi di RS dr Soetomo, Surabaya, untuk mengatasi cedera yang dialaminya. Kondisi Gus Hilman saat ini dikabarkan sudah melewati masa kritis dan mulai membaik.
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalan tol. Kelelahan dan kurangnya konsentrasi dapat berakibat fatal, seperti yang terjadi pada insiden kecelakaan Anggota DPR ini. Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk selalu memprioritaskan keselamatan di jalan.
Sumber: AntaraNews