Detik-Detik Mendebarkan Dosen UPI Terjebak dalam Lift Kampus
Ia menceritakan semula tak mengetahui kejadian tersebut hingga petugas damkar tiba dan hendak masuk ke kampus.
Saat-saat mendebarkan dialami oleh seorang dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat, MLE, pria 28 tahun. Ia terjebak di dalam lift saat hendak turun ke lantai dasar Gedung D, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), pada Rabu (26/11) malam.
Menurut salah seorang petugas security kampus Pupun, awalnya sang dosen tengah lembur di ruangannya. Ia terjebak saat hendak pulang.
"Kebetulan yang terjebak itu dosen FPTI juga. Dia lagi lembur," ucapnya saat dijumpai di lokasi.
Ia menceritakan semula tak mengetahui kejadian tersebut hingga petugas damkar tiba dan hendak masuk ke kampus.
"Kebetulan saya yang jaga di depan, di gerbang. Ada damkar masuk, baru pada koordinasi di sini katanya ada yang terjebak," katanya.
Upaya penyelamatan pun kata Pupun lantas dilakukan. Itu pada gilirannya melibatkan petugas pemadam kebakaran, serta kepolisian setempat.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Sukasari, Kompol Ni Wayan Mirasni. Ia bilang, lift tiba-tiba berhenti di lantai 2, sehingga MLE terjebak di dalamnya.
"Kejadiannya sekitar pukul 18.30 Wib. Jadi mau turun dari lantai 7 ke lantai dasar, tiba-tiba di lantai dua lift berhenti," kata Kompol Ni Wayan Mirasni, saat dikonfirmasi wartawan.
Ia mengatakan, jajarannya bergerak ke lokasi usai mendapat laporan. Bersama petugas pemadam kebakaran untuk evakuasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, mengungkap pihaknya mengerahkan 1 unit pancar dan 1 unit tim penyelamatan untuk datang ke lingkungan kampus tersebut.
Sekitar pukul 19.30 Wib, dan tiba di lokasi 2 dua menit kemudian. Diungkapkan Soni, MLE sendiri yang menghubungi pihak pemadam untuk meminta pertolongan.
Tiba di lokasi pihaknya lantas berkoordinasi dengan korban dan rekan korban yang melaporkan insiden itu, juga dengan teknisi lift. Pihaknya juga memberikan penjelasan terkait upaya penyelamatan yang hendak dilakukan. Itu dilakukan sembari menenangkan korban supaya tidak panik.
"Lift tiba-tiba ada tulisan out off Service dan tidak bisa terbuka," katanya saat dikonfirmasi.
Panggil Teknisi
"Petugas langsung melakukan penanganan dengan cara berkolaborasi dengan teknisi lift. Petugas melebarkan pintu lift dengan tangan sambil teknisi lift terus mencoba membuka dengan kunci darurat," ungkap dia.
Upaya tersebut pun membuahkan hasil. Korban terevakuasi dengan selamat.
Keadaan terakhir korban yang baik, juga dikonfirmasi oleh Pupun.
"Alhamdulillah selamat. Cuma kaget lah. Ya shock gitu," ucap dia.