Dedi Mulyadi Ikut Evakuasi Jenazah Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat
Proses tersebut dilakukan bersama warga serta petugas gabungan. Setelah lebih dari satu jam, korban yang tertimbun tersebut berhasil dievakuasi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turun langsung dalam proses pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (24/1). Ia pun turut serta dalam mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan.
Proses tersebut dilakukan bersama warga serta petugas gabungan. Setelah lebih dari satu jam, korban yang tertimbun tersebut berhasil dievakuasi.
Dedi menjelaskan, kondisi tanah di lokasi kejadian masih berbahaya, sebab bertumpuk sekaligus berpotensi ambles. Hal ini pun menjadi tantangan dalam proses evakuasi. Dedi mengatakan, sebagian korban diduga tertimbun longsoran saat sedang tidur.
"Ada korban yang sedang tidur, tergulung kasur dan selimut, kemudian tertimpa batu dan pohon. Itu yang membuat proses evakuasi menjadi sulit," katanya, di lokasi kejadian.
Terkait jumlah korban, Dedi mengatakan saat ini masih dinamis dan masih terus dalam proses pendataan. Ia bilang fokus saat ini adalah melakukan pencarian dan pengangkatan jenazah. "Kita belum bisa mengidentifikasi. Fokus saya hari ini adalah mengangkat jenazah secara bertahap dan setelah itu melakukan pemulihan lingkungan," ujar dia.
Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban
Dedi menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan bantuan bagi keluarga korban. Mereka yang ditinggal keluarga korban meninggal akan menerima santunan sebesar Rp25 juta.
Seperti diketahui, longsor terjadi Posko Kantor Desa Pasirlangu, longsor berdampak pada wilayah Kampung Pasir Kuning RT 06 RW 11 dan Kampung Pasir Kuda RT 01 RW 10.
Terkait jumlah korban yang berhasil ditemukan hingga saat ini, Dedi menyebut total ada enam orang.
"Yang ditemukan 3 tadi satu lagi jadi 4, kemudian ada dua lagi yang diangkat. Jadi ada 6," pungkasnya.