Dedi Mulyadi Geram Aksi Perusuh Demo Peringatan Hari Buruh di Bandung, Minta Warga Tetap Tenang
Dedi Mulyadi mengajak warga Bandung untuk tetap tentang karena situasi saat ini sudah terkendali.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku prihatin melihat kerusuhan dilakukan sekelompok orang saat demo buruh di Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari, Kota Bandung, pada Jumat (1/5). Dedi menyesalkan demo buruh semula berjalan damai dimanfaatkan sekelompok orang untuk membuat kerusuhan.
"Tiba-tiba muncul tanpa pemberitahuan unras (unjuk rasa), tanpa orasi, gruduk gruduk melakukan pembakaran," kata Dedi sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya, Sabtu (2/5).
Dedi menambahkan, situasi yang sudah tidak kondusif tersebut direspons aparat dari Polrestabes Bandung dan Polda Jawa Barat hingga situasi kembali terkendali. Dia meyakini kepolisian dapat mengusut tuntas tindakan kriminal tersebut, serta memprosesnya secara hukum.
Selain itu, politisi Partai Gerindra ini mengajak warga Bandung untuk tetap tentang karena situasi saat ini sudah terkendali.
"Untuk seluruh warga Bandung tetap tenang karena situasinya sudah dalam keadaan nyaman, damai, dan terkendali," tutup Dedi.
Kronologi Kerusuhan Demo Buruh di Bandung
Sebelumnya, kericuhan pecah di Kota Bandung saat peringatan Hari Buruh, Jumat (1/5) malam. Sekelompok massa berpakaian hitam membakar ban hingga pos polisi di simpang Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari, sebelum akhirnya dibubarkan aparat kepolisian.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Setiawan menyayangkan kericuhan tersebut. Menuru dia, aksi itu berbeda dengan peringatan Hari Buruh atau May Day di wilayah lain, seperti Sumedang yang berlangsung tertib.
"Ini kelompok masyarakat yang tidak dikenal dengan pakaian hitam, tutup muka, membawa molotov, dan melakukan perusakan-perusakan fasilitas umum," tutur Rudy kepada wartawan.
Sebagai tindak lanjut, kepolisian mengambil tindakan tegas terhadap massa terlibat kericuhan. Meski belum merinci jumlahnya, Rudy menyebut sejumlah orang telah diamankan setelah sebelumnya telah diperingatkan kepolisian.
"Ini sangat membahayakan sekali. Apa yang dilakukan oleh mereka. Maka saya mengatakan bahwa ini kelompok-kelompok kriminal," jelas dia.
Rudy menegaskan bahwa para pelaku akan diproses sesuai ketentuan hukum. Dia juga memastikan situasi di lokasi kini telah kembali kondusif dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.
"Itu suatu perbuatan tidak pidana. Dan tentunya kami akan proses sesuai hukum berlaku," Rudy menandaskan.