Bupati Seram Timur Imbau Warga Tak Terprovokasi Konflik Ambon, Kedepankan Kedamaian
Bupati Seram Bagian Timur Fachri Husni Alkatiri meminta warganya di Ambon untuk tidak terprovokasi konflik Ambon yang kembali pecah di Arbes, menekankan pentingnya menahan diri dan menyerahkan penanganan kepada aparat keamanan.
Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, secara tegas mengimbau masyarakatnya agar tidak mudah terprovokasi oleh insiden konflik yang kembali pecah di kawasan Arbes–UIN AMSA Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon pada Sabtu (27/12). Imbauan ini disampaikan menyusul terjadinya bentrokan antarwarga yang menyebabkan sejumlah korban luka-luka dan memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.
Alkatiri secara khusus mengajak seluruh warga SBT yang berada di Ambon untuk menahan diri dan tidak terpancing oleh isu-isu yang berpotensi memperkeruh situasi. Ia menekankan bahwa emosi tidak akan menyelesaikan masalah, melainkan hanya akan memperburuk keadaan yang sudah terjadi.
Konflik ini menjadi perhatian serius setelah seorang warga asal SBT dilaporkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Oleh karena itu, Bupati meminta agar setiap persoalan diserahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Seruan Menjaga Ketertiban dan Keamanan Warga
Bupati Fachri Husni Alkatiri menegaskan pentingnya masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban umum dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperluas eskalasi konflik di Ambon. Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden ini menimbulkan keprihatinan mendalam bagi semua pihak terkait, terutama menyangkut keamanan dan keselamatan warga.
“Tidak ada korban jiwa, namun ini menjadi keprihatinan kita bersama. Keamanan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujar Alkatiri, menekankan bahwa prioritas utama adalah melindungi warga dari dampak buruk bentrokan.
Bentrokan antar kelompok pemuda tersebut dilaporkan telah mengakibatkan sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka. Para korban menderita cedera akibat anak panah, senjata tajam, dan benda tumpul, dan kini sedang menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit di Kota Ambon.
Respons Cepat Pemerintah dan Apresiasi Aparat Keamanan
Bupati SBT juga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah cepat yang diambil oleh Gubernur Hendrik Lewerissa. Gubernur telah menginisiasi pertemuan darurat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat keamanan, serta tokoh agama dan masyarakat guna meredam situasi konflik Ambon.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi komprehensif dan memastikan stabilitas keamanan di wilayah tersebut tetap terjaga, terutama mengingat Maluku masih dalam suasana perayaan Natal. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Alkatiri juga mengapresiasi komitmen aparat keamanan, khususnya Polda Maluku, dalam melakukan penyelidikan secara profesional. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap tindakan.
“Kita semua percaya aparat bekerja sesuai aturan. Mari jaga Maluku tetap aman dan damai, apalagi kita masih dalam suasana perayaan Natal,” kata dia, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas.
Peran Tokoh Masyarakat dan Agama dalam Meredam Konflik
Selain imbauan kepada warga, Bupati Fachri Husni Alkatiri juga mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk berperan aktif. Mereka diharapkan dapat menenangkan warga serta memperkuat pesan-pesan persaudaraan dan toleransi di tengah masyarakat.
Peran aktif para tokoh ini sangat krusial dalam membangun kembali kerukunan dan mencegah konflik Ambon kembali terulang di masa mendatang. Pesan damai dari para pemimpin komunitas dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam meredakan ketegangan.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat, diharapkan situasi di Ambon dapat segera pulih sepenuhnya. Upaya kolektif ini penting untuk memastikan kedamaian dan keamanan jangka panjang bagi seluruh warga Maluku.
Sumber: AntaraNews