KRL Rangkasbitung Kembali Beroperasi, Kecepatan Masih Dibatasi
Operasional telah kembali normal setelah genangan air di jalur Kebayoran menuju Pondok Ranji surut dan tidak mengganggu perjalanan.
Perjalanan kereta rel listrik atau commuter line Rangkasbitung kini telah kembali normal setelah sebelumnya mengalami gangguan akibat genangan air. Meskipun kereta sudah beroperasi kembali, kecepatan perjalanan masih dibatasi demi menjaga keselamatan penumpang. Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menyampaikan bahwa operasional kereta mulai pulih setelah genangan di lintas Kebayoran hingga Pondok Ranji surut. Sebelumnya, perjalanan Commuter Line Rangkasbitung terhenti sejak pukul 18.27 WIB pada hari Senin, 4 Mei 2026.
Jalur yang baru dinyatakan aman untuk dilintasi kembali dengan kecepatan terbatas mulai pukul 20.06 WIB.
"Guna keselamatan perjalanan Commuter Line, di lokasi genangan air perjalanannya masih dilakukan pembatasan kecepatan 5 Km/jam," ujar Leza pada hari yang sama. Selain itu, aliran listrik atas (LAA) di lintas Jurangmangu-Pondok Ranji juga telah kembali menyala. Kini, Commuter Line Rangkasbitung mulai melintas di lokasi yang sebelumnya terdampak genangan air tersebut.
KAI Commuter masih melakukan penguraian antrean perjalanan, dan petugas tetap siaga untuk memastikan bahwa perjalanan berlangsung dengan aman.
"Kami mohon maaf atas kendala operasional dan keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung pada malam hari ini," tandas Leza. Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan semua perjalanan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Rute Dipangkas
Gangguan pada Listrik Aliran Atas (LAA) di Jurangmangu menyebabkan sejumlah perjalanan KAI Commuter terhambat pada hari Senin, 4 Mei 2026. Beberapa rute mengalami pemangkasan demi menjaga keselamatan penumpang. Leza Arlan, Manager Public Relations KAI Commuter, menjelaskan bahwa rekayasa operasi dilakukan sebagai respons terhadap gangguan listrik aliran atas (LAA) yang terjadi di lintasan Jurangmangu menuju Pondokranji.
"Guna keselamatan dan menekan keterlambatan perjalanan Commuter Line, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan dari arah Rangkasbitung/Parungpanjang hanya sampai Stasiun Serpong dan dari arah Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran," katanya dalam keterangan resmi pada hari yang sama.
Gangguan LAA di Jurangmangu mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan berdampak langsung pada jalur Tanah Abang-Rangkasbitung. Akibatnya, sejumlah perjalanan terpaksa dihentikan, bahkan listrik di dalam kereta sempat padam. "Para pengguna yang Commuter Linenya berhenti dengan kondisi listrik padam untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas apabila hendak turun dari kereta," tambah Leza. Di tengah permasalahan tersebut, petugas gabungan dari KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter sedang melakukan perbaikan di lokasi yang terkena hujan. Pada pukul 17.50 WIB, aliran listrik antara Stasiun Pondok Ranji dan Stasiun Sudimara mulai kembali menyala. "Curah hujan yang tinggi juga memicu genangan air di lintasan Kebayoran-Pondokranji, yang memperburuk gangguan perjalanan. KAI Commuter memastikan perbaikan akan terus dilakukan untuk menormalkan operasional malam ini," jelas Leza.
Percikan Api di LAA
Pada hari Senin sore (4/5/2026), KAI Commuter menginformasikan terjadinya kendala operasional pada perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung (jalur hijau - relasi Tanah Abang--Rangkasbitung) akibat percikan api yang muncul dari tiang Listrik Aliran Atas (LAA). Insiden ini mengakibatkan gangguan pada operasional kereta api tersebut, yang berdampak pada penumpukan penumpang di beberapa stasiun, khususnya di Stasiun Tanah Abang pada malam hari.
"Untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan Commuter Line serta jaringan LAA, aliran LAA dimatikan sementara," ungkap Leza Arlan, Manager Public Relations KAI Commuter, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta. Ia juga menjelaskan bahwa pemadaman jaringan LAA ini menyebabkan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung lintas Pondokranji - Sudimara tidak dapat dilalui mulai pukul 16.30 WIB. Saat ini, petugas terkait sedang melakukan penanganan untuk segera menormalkan kembali perjalanan Commuter Line di lokasi yang sedang diguyur hujan.