Jalan Daan Mogot Kembali Normal Usai Banjir, Lalu Lintas Lancar
Setelah sempat terendam banjir, Jalan Daan Mogot di Jakarta Barat kini kembali normal dan bisa dilintasi kendaraan, meskipun sisa genangan masih terlihat di beberapa titik. Bagaimana kondisi terkini lalu lintas?
Jalan Daan Mogot di Jakarta Barat kini telah kembali dapat dilintasi oleh berbagai jenis kendaraan pada Sabtu pagi, 24 Januari 2026. Kondisi ini terjadi setelah genangan banjir yang sempat melanda kawasan tersebut berangsur surut secara signifikan. Meskipun demikian, sisa-sisa genangan air masih terlihat di beberapa titik ruas jalan utama tersebut.
Ketinggian air di Jalan Daan Mogot KM 13, yang sebelumnya sempat mencapai puluhan sentimeter, kini telah menurun drastis hingga berkisar antara 10-15 sentimeter. Penurunan ini memungkinkan arus lalu lintas dari arah Pesing menuju Tangerang maupun sebaliknya untuk kembali berjalan ramai dan lancar. Situasi ini memberikan kelegaan bagi para pengguna jalan setelah dua hari sebelumnya mengalami kemacetan parah.
Iptu Tugiyono, Perwira Unit Lalu Lintas (Panit Lantas) Polsek Cengkareng, mengonfirmasi bahwa genangan air saat ini jauh berkurang dibandingkan kondisi dua hari terakhir. Ia memastikan bahwa kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa melintas di Jalan Daan Mogot. Kepolisian juga tidak lagi memberlakukan pengalihan arus lalu lintas karena kondisi jalan yang sudah membaik.
Kondisi Terkini Lalu Lintas Jalan Daan Mogot
Setelah sempat lumpuh akibat genangan air yang tinggi, arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot, khususnya di KM 13, kini terpantau normal. Kendaraan dari Jakarta menuju Tangerang dan sebaliknya dapat bergerak dengan lancar, meskipun pengendara tetap diimbau untuk berhati-hati. Ketinggian air yang hanya tersisa 10-15 sentimeter memungkinkan mobilitas kembali berjalan tanpa hambatan berarti.
Iptu Tugiyono menjelaskan bahwa kondisi genangan telah membaik secara signifikan. "Kendaraan dari arah Jakarta maupun sebaliknya sudah bisa melintas, baik roda dua maupun roda empat,” ujarnya, memberikan kepastian kepada masyarakat. Hal ini merupakan kabar baik setelah ruas Jalan Daan Mogot sempat tergenang banjir dengan ketinggian 20-70 cm pada Kamis (22/1) hingga Jumat (23/1) lalu.
Penyebab banjir sebelumnya adalah tingginya intensitas curah hujan serta meluapnya aliran Kali Mookervart. Akibatnya, Jalan Daan Mogot macet selama berjam-jam, mengganggu aktivitas warga dan distribusi barang. Dengan surutnya air, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial di sekitar area tersebut dapat pulih kembali.
Penanganan Jalur Busway dan Koordinasi Lintas Instansi
Meskipun kondisi jalan raya sudah membaik, jalur busway di Jalan Daan Mogot arah Kalideres masih belum dapat dilintasi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya separator beton yang roboh akibat terjangan banjir dan ombak air. Kerusakan ini memerlukan penanganan khusus agar layanan transportasi umum Transjakarta dapat kembali beroperasi normal di jalur tersebut.
Kepolisian Sektor Cengkareng telah berkoordinasi dengan pihak Transjakarta terkait penanganan separator busway yang rusak. “Untuk separator busway, nanti akan ditangani oleh tim dari Transjakarta untuk memperbaiki barier-barier yang rusak akibat genangan dan ombak air,” terang Iptu Tugiyono. Koordinasi ini penting untuk memastikan perbaikan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.
Perbaikan infrastruktur busway merupakan prioritas agar mobilitas warga yang mengandalkan transportasi umum tidak terganggu lebih lama. Upaya kolaboratif antara kepolisian dan Transjakarta diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan. Dengan demikian, seluruh elemen Jalan Daan Mogot dapat berfungsi optimal kembali.
Sumber: AntaraNews