BPBD DKI Jakarta Umumkan Status Angke Hulu Siaga 1, Warga Diminta Waspada
BPBD DKI Jakarta merilis informasi penting mengenai kenaikan **Status Angke Hulu Siaga 1** pada Minggu dini hari, menyusul peningkatan tinggi muka air yang signifikan. Ketahui wilayah terdampak dan langkah antisipasi yang perlu dilakukan segera.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengumumkan peningkatan status pos pantau Angke Hulu menjadi Bahaya atau Siaga 1. Kenaikan status ini terjadi pada Minggu dini hari, 8 Maret, pukul 02.00 WIB. Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul tingginya curah hujan di wilayah hulu.
Peningkatan status ini terjadi secara bertahap dalam beberapa jam saja. Pada pukul 01.00 WIB, tinggi muka air di pos pantau Angke Hulu tercatat 300 cm dengan status Siaga atau Siaga 2. Situasi ini kemudian memburuk dengan cepat.
Hanya berselang satu jam, tepatnya pukul 02.00 WIB, tinggi muka air melonjak drastis menjadi 340 cm. Kondisi ini secara otomatis menaikkan status menjadi Siaga 1, menandakan potensi bahaya banjir yang serius di beberapa wilayah Jakarta.
Kenaikan Status dan Wilayah Terdampak
Kenaikan status Angke Hulu menjadi Siaga 1 ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang terus mengguyur. BPBD DKI Jakarta memperkirakan bahwa air dari Angke Hulu akan mencapai Pintu Air Cengkareng Drain dalam waktu kurang lebih tiga jam ke depan. Masyarakat di sekitar aliran sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
BPBD DKI Jakarta melalui akun resmi X (@BPBDJakarta) menyatakan, "Antisipasi kurang lebih 3 jam ke depan air akan sampai di Pintu Air Cengkareng Drain. Wilayah yang akan dilalui aliran sungai adalah sebagai berikut Kembangan Selatan, Duri Kosambi, Rawa Buaya, Kembangan Utara, Kedaung Kaliangke, Cengkareng Timur, Kapuk, Kapuk Muara, dan Kamal Muara." Saat ini, pos pantau Angke Hulu masih berstatus Siaga 1 dengan kondisi cuaca hujan.
BPBD DKI Jakarta telah aktif menyebarkan informasi penting ini kepada masyarakat. Penyebaran dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial resmi, Disaster Early Warning Systems, serta pemberitahuan kepada camat dan lurah di wilayah terkait.
Pemantauan Pintu Air Lain dan Imbauan Darurat
Selain Angke Hulu, BPBD DKI Jakarta juga memantau **status Angke Hulu Siaga 1** dan beberapa pintu air lainnya di Jakarta. Pos pantau Pasar Ikan, Pintu Air Karet, dan Pos Sunter Hulu dilaporkan berstatus Siaga atau Siaga 2. Kondisi ini menunjukkan perlunya kewaspadaan di beberapa titik ibu kota.
Sementara itu, Pintu Air Manggarai Banjir Kanal Barat (BKB) berada dalam status Waspada atau Siaga 3. Status ini mengindikasikan bahwa meskipun belum mencapai tingkat bahaya, potensi peningkatan tinggi muka air tetap ada. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi terbaru dari pihak berwenang.
Beberapa lokasi pintu air lainnya meliputi Katulampa, Depok, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, dan Pulo Gadung masih dalam status normal atau Siaga 4. Meskipun demikian, perubahan cuaca yang cepat bisa saja mengubah status ini sewaktu-waktu.
Dalam situasi darurat terkait banjir, masyarakat diimbau untuk segera menghubungi layanan Jakarta Siaga. Nomor darurat yang dapat dihubungi adalah 112. Layanan ini tersedia 24 jam untuk memberikan bantuan dan informasi penting.
Sumber: AntaraNews