Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2, BPBD DKI Jakarta Imbau Warga Pesisir Waspada Banjir Rob

BPBD DKI Jakarta mengumumkan Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 setelah tinggi muka air naik drastis, mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2, BPBD DKI Jakarta Imbau Warga Pesisir Waspada Banjir Rob
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menaikkan status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2, Jumat dini hari, mengindikasikan potensi ancaman banjir rob di sembilan wilayah pesisir Jakarta Utara. (AntaraNews)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan kenaikan status Pintu Air Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi Siaga 2 pada Kamis dini hari. Kenaikan ini terjadi setelah tinggi muka air mencapai 205 cm, memicu kewaspadaan di sejumlah wilayah pesisir Jakarta Utara.

Perubahan status dari Siaga 3 (Waspada) pada pukul 03.00 WIB menjadi Siaga 2 (Siaga) pada pukul 04.00 WIB ini disampaikan melalui akun media sosial resmi BPBD DKI Jakarta. Hal ini menunjukkan peningkatan potensi risiko banjir rob di area terdampak.

Peningkatan status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 ini menuntut kesiapsiagaan warga di beberapa lokasi, termasuk Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru. BPBD DKI Jakarta telah menyebarkan informasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Peningkatan Tinggi Muka Air dan Status Siaga

BPBD DKI Jakarta mencatat peningkatan signifikan tinggi muka air di Pintu Air Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis dini hari. Pada pukul 03.00 WIB, tinggi muka air tercatat 188 cm dengan status Waspada atau Siaga 3.

Hanya berselang satu jam, tepatnya pukul 04.00 WIB, tinggi muka air melonjak menjadi 205 cm. Kenaikan ini secara otomatis mengubah status Pintu Air Pasar Ikan menjadi Siaga atau Siaga 2, menandakan perlunya kewaspadaan lebih tinggi terhadap potensi banjir.

Meskipun Pintu Air Pasar Ikan berstatus Siaga 2, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan terang. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi dampak yang bisa terjadi di wilayah pesisir Jakarta Utara akibat pasang air laut.

Wilayah Terdampak dan Langkah Antisipasi

Sejumlah wilayah di Jakarta Utara diidentifikasi berpotensi terdampak oleh kenaikan status Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 ini. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru.

BPBD DKI Jakarta telah mengambil langkah cepat dengan menyebarkan informasi penting ini melalui berbagai kanal media sosial resminya, khususnya akun X @BPBDJakarta. Upaya ini bertujuan agar informasi mengenai Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 dapat tersebar luas kepada masyarakat.

Selain itu, BPBD juga telah memberikan pemberitahuan resmi kepada camat dan lurah di wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak. Koordinasi ini penting untuk memastikan kesiapsiagaan dan langkah-langkah mitigasi dapat segera dilakukan di tingkat lokal.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru dari sumber resmi dan menghubungi call center Jakarta Siaga 112 dalam keadaan darurat. Nomor ini dapat diakses 24 jam untuk penanganan cepat.

Kondisi Pintu Air Lainnya di Jakarta

Sementara Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2, kondisi di pintu-pintu air utama lainnya di Jakarta dilaporkan normal. Ini termasuk Katulampa, Depok, Manggarai, Karet, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Angke Hulu, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, Sunter Hulu, dan Pulo Gadung.

Seluruh pintu air tersebut saat ini berada pada status Siaga 4 atau normal, menunjukkan bahwa ancaman banjir dari aliran sungai utama masih terkendali. Namun, dinamika cuaca dan pasang surut air laut perlu terus dipantau secara berkala.

Perbedaan status ini menyoroti kerentanan wilayah pesisir terhadap fenomena rob yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut, yang berbeda dengan banjir akibat curah hujan tinggi di hulu. Kewaspadaan di Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 menjadi prioritas untuk mitigasi bencana di wilayah pesisir.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi