BMKG Peringatkan Potensi Hujan Longsor di Pegunungan Sumatera Utara
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Sumatera Utara untuk mewaspadai potensi hujan longsor pada Minggu, 12 April 2026, terutama di wilayah pegunungan dan lereng bukit. Kondisi cuaca ekstrem ini dapat memicu bencana hid
Medan, 11 April 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat Sumatera Utara terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Curah hujan tinggi ini diperkirakan terjadi pada Minggu, 12 April 2026, khususnya di kawasan pegunungan dan lereng bukit.
Peringatan ini bertujuan agar warga dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor dan banjir bandang. Wilayah-wilayah rawan di Sumatera Utara diimbau untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.
Prakirawan BMKG Wilayah I, Utami Al Khairiyah, menjelaskan bahwa dinamika atmosfer yang signifikan menjadi pemicu utama peningkatan intensitas hujan. Oleh karena itu, pemantauan informasi cuaca terkini dari BMKG sangat krusial bagi keselamatan masyarakat.
Waspada Hujan di Pegunungan dan Lereng Sumatera Utara
BMKG secara spesifik meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah pegunungan, Kepulauan Nias, serta lereng barat dan timur Sumatera Utara. Curah hujan ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi yang dapat mengancam keselamatan jiwa dan harta benda.
Pada Minggu pagi, cuaca di Sumatera Utara rata-rata berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa daerah. Wilayah yang berpotensi hujan ringan meliputi Sibolga, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, dan Nias Utara.
Memasuki siang hingga sore hari, sebagian besar wilayah Sumatera Utara diperkirakan akan diguyur hujan ringan hingga sedang. Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Padang Lawas.
Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Samosir, Labuhanbatu Utara, Langkat, Dairi, Humbang Hasundutan, dan Toba. Sementara itu, pada dini hari, hujan ringan diperkirakan melanda Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Nias Selatan.
Dinamika Cuaca dan Imbauan Kewaspadaan
Suhu udara rata-rata di Sumatera Utara diperkirakan berkisar antara 15 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembaban udara mencapai 70 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3 hingga 10 kilometer per jam.
BMKG menggarisbawahi bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan akan terus memengaruhi kondisi cuaca. Potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir dan angin kencang di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini memerlukan perhatian serius dalam perencanaan aktivitas sehari-hari. Masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan selalu siap menghadapi kemungkinan perubahan cuaca ekstrem yang mendadak.
Untuk memastikan keselamatan, BMKG menyarankan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca. Informasi peringatan dini dan peringatan cuaca ekstrem dapat diakses melalui berbagai kanal informasi resmi BMKG.
Sumber: AntaraNews