BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Sulawesi Utara Disertai Angin Kencang Hingga 7 Juni 2026
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi Hujan Lebat Sulawesi Utara yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga tanggal 7 Juni 2026. Waspadai dampak cuaca ekstrem ini di berbagai wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Manado mengingatkan masyarakat Sulawesi Utara untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini dapat disertai petir dan angin kencang di berbagai wilayah. Peringatan dini ini berlaku mulai hari ini hingga tanggal 7 Juni 2026 mendatang.
Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, menegaskan bahwa fenomena cuaca ini disebabkan oleh beberapa faktor meteorologis. Masyarakat diimbau untuk selalu siaga dan mengikuti perkembangan informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Peringatan ini menjadi krusial mengingat potensi dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas. Kesiapsiagaan dini diharapkan dapat meminimalisir risiko yang mungkin terjadi di daerah tersebut.
Faktor Pemicu Hujan Lebat di Sulawesi Utara
Karina Husna menjelaskan bahwa anomali suhu permukaan laut di perairan sekitar Sulawesi Utara menjadi salah satu pemicu utama. Nilai anomali yang berkisar antara -1.0 hingga 2.5 derajat Celcius ini berkontribusi pada penambahan massa uap air.
Penambahan massa uap air tersebut sangat mendukung proses pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan lebat. Kondisi ini menciptakan lingkungan atmosfer yang tidak stabil di wilayah perairan.
Selain itu, adanya belokan angin dan konvergensi di sekitar Sulawesi Utara juga berperan penting dalam penumpukan massa uap air. Fenomena ini semakin mendukung pertumbuhan awan hujan yang intensif di beberapa lokasi.
Labilitas lokal yang kuat turut menjadi faktor pendukung pertumbuhan awan-awan hujan disertai kilat atau petir. Kombinasi dari faktor-faktor ini meningkatkan risiko terjadinya cuaca ekstrem di seluruh kawasan.
Proyeksi Wilayah Terdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMKG telah merinci proyeksi wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem selama periode peringatan dini ini. Pada Senin (1/6), cuaca di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara diprediksi cerah hingga hujan ringan, memberikan sedikit jeda sebelum peningkatan intensitas.
Namun, pada Selasa (2/6), potensi cuaca ekstrem diperkirakan akan melanda Kabupaten Kepulauan Sangihe. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat dan angin kencang.
Peluang cuaca ekstrem akan meluas pada Rabu (3/6), meliputi Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Kondisi serupa juga diprediksi terjadi pada Kamis (4/6) di Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Menjelang akhir pekan, pada Jumat (5/6) dan Sabtu (6/6), potensi cuaca ekstrem bergeser ke Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Kemudian, pada Minggu (7/6), peringatan dini ini akan berakhir dengan potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Sumber: AntaraNews