BMKG Ingatkan Petambak Waspada Pasang Laut Kaltim Capai 2,8 Meter
BMKG Balikpapan mengeluarkan peringatan dini kepada petambak di pesisir Kalimantan Timur agar mewaspadai potensi pasang laut Kaltim setinggi 2,8 meter pada 21-22 Februari 2026 yang dapat mengancam hasil budidaya mereka.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan mengeluarkan peringatan dini bagi para petambak di wilayah pesisir Kalimantan Timur. Mereka diimbau untuk mewaspadai potensi pasang laut tinggi yang diperkirakan terjadi pada tanggal 21-22 Februari 2026. Ketinggian pasang laut ini diprediksi mencapai 2,6 hingga 2,8 meter.
Peringatan ini disampaikan untuk mengantisipasi dampak buruk yang mungkin timbul, terutama terhadap sektor budidaya perikanan dan garam. Pasang laut tinggi berisiko merendam tambak serta menghanyutkan hasil budidaya seperti udang, ikan, dan kepiting. Potensi kerusakan peralatan tambak juga menjadi perhatian utama BMKG.
Carolina Meylita Sibarani, Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, menjelaskan bahwa pasang laut juga dapat mengganggu berbagai aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Antisipasi dini sangat penting untuk meminimalkan kerugian yang mungkin terjadi di kawasan pesisir.
Ancaman Pasang Laut Terhadap Perekonomian Pesisir
Pasang laut tinggi bukan hanya mengancam sektor budidaya, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Kondisi ini dapat menyebabkan terganggunya rantai pasok dan distribusi barang, yang berdampak langsung pada perekonomian lokal. Masyarakat pesisir yang bergantung pada aktivitas maritim perlu meningkatkan kewaspadaan.
Selain itu, pasang laut juga dapat memicu terjadinya banjir rob di kawasan permukiman warga. Air laut yang naik ke daratan berisiko merusak infrastruktur dan mengganggu kehidupan sehari-hari penduduk. Ketinggian air yang signifikan juga membahayakan anak-anak yang bermain di sekitar pantai.
BMKG menekankan pentingnya persiapan dan mitigasi dampak pasang laut ini. Para petambak disarankan untuk segera mengambil langkah-langkah pengamanan terhadap aset dan hasil budidaya mereka. Koordinasi antarpihak terkait juga diperlukan untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ini.
Kawasan Terdampak dan Prediksi Ketinggian Pasang Laut Kaltim
Beberapa kawasan di Kalimantan Timur diprediksi akan mengalami dampak langsung dari pasang laut tinggi ini. Perairan Balikpapan menjadi salah satu fokus utama, dengan perkiraan pasang tertinggi mencapai 2,7 meter pada 22 Februari pukul 09.00 Wita. Sementara itu, surut terendah diprediksi 0,2 meter pada 22 Februari pukul 02.00 Wita.
Lima kawasan di perairan Balikpapan yang terpengaruh langsung meliputi Samboja dan Samboja Barat di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, serta Kabupaten Paser. Di area-area ini, banyak tambak aktif yang berisiko tinggi terdampak pasang laut.
Peringatan dini juga berlaku untuk Teluk Sangkulirang, di mana pasang tertinggi diperkirakan 2,7 meter pada 22 Februari pukul 09.00 Wita, dengan surut terendah 0,1 meter pada 21 Februari pukul 02.00 Wita. Di muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi), Kabupaten Kutai Kartanegara, pasang tertinggi 2,6 meter diprediksi pada 21 Februari pukul 09.00 Wita, dan surut terendah 0,2 meter pada 21 Februari pukul 02.00 Wita.
Sumber: AntaraNews