Banyak Jalan Cepat Rusak, DPR Minta Evaluasi Mutu Konstruksi
Komisi V DPR menyoroti kerusakan jalan di berbagai daerah. Edi Purwanto meminta evaluasi mutu konstruksi, pengawasan proyek, dan penertiban kendaraan ODOL.
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edi Purwanto, menyoroti persoalan kerusakan jalan di sejumlah daerah yang dinilai terjadi berulang.
Ia meminta pemerintah mengevaluasi standar mutu pembangunan dan sistem pengawasan proyek infrastruktur jalan.
Menurut Edi, evaluasi tidak boleh hanya dilakukan saat proyek berjalan, tetapi harus mencakup seluruh tahapan pembangunan.
“Evaluasi ini jangan hanya tahap pelaksanaan proyek, tetapi harusnya dilaksanakan saat perencanaan, lelang, dan yang paling penting juga adalah pengawasan di lapangan sampai masa pemeliharaan,” kata Edi Purwanto dalam keterangannya, Kamis (26/2).
Ia menilai pengawasan pembangunan infrastruktur jalan masih lemah. Pembangunan jalan, kata dia, tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus menghasilkan infrastruktur yang aman dan tahan lama.
“Undang-undang nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan jelas di dalam itu diatur bahwa jalan tidak boleh dibangun asal jadi, harus memenuhi standar keselamatan dan kelayakan fungsi. Maka kita minta seluruh jalan di data dan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar mutu dan pengawasan pembangunan jalan,” sebutnya.
Penertiban ODOL Dinilai Harus Berjalan Seimbang
Selain kualitas konstruksi, Edi juga menyinggung kebijakan penertiban kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).
Ia menilai penegakan aturan terhadap kendaraan bermuatan berlebih perlu dilakukan secara konsisten.
Menurutnya, kualitas jalan dan pengawasan ODOL saling berkaitan dalam menjaga daya tahan infrastruktur.
“Keduanya berkaitan, Ketika kualitas jalan kita sudah bagus tapi ODOL masih juga, ya remuk juga jalan kita, maka penertiban ODOL dan peningkatan standar mutu pembangunan harus seimbang," tegasnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat mendorong terciptanya infrastruktur jalan yang lebih baik dan berkelanjutan.
"Yang harapan kita dan seluruh masyarakat Indonesia bagaimana diharapkan terciptanya infrastruktur jalan yang baik dan berkelanjutan jangka Panjang,” pungkasnya.