Bahlil Ungkap Belum Ada Investasi ESDM dengan Bill Gates
Bahlil menerangkan, dalam sebuah investasi membutuhkan proses dan konsep yang diatur secara benar dan terstruktur.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut, hingga kini belum ada investasi yang terealisasi dari kunjungan pendiri Microsoft sekaligus Pendiri Foundation Bill Gates ke Indonesia. Namun, proposal terkait investasi sudah dibicarakan.
"Sampai dengan hari ini yang realisasi belum, tapi proposalnya sudah sempat dibicarakan," kata Bahlil saat ditemui di DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (8/5).
Bahlil menerangkan, dalam sebuah investasi membutuhkan proses dan konsep yang diatur secara benar dan terstruktur. Meski begitu, Bahlil mengapresiasi pertemuan Bill Gates dengan Presiden Prabowo Subianto belakangan ini.
"Dan saya melihat apa yang dilakukan oleh Pak Presiden Prabowo dengan Bill Gates ini adalah sesuatu yang bagus, yang kami akan tindaklanjuti ke depan," tuturnya.
Diberitakan Presiden Prabowo Subianto mengatakan pendiri Gates Foundation, Bill Gates, akan memberikan bantuan ke Indonesia sebesar USD159 juta atau sekitar Rp2,6 triliun (kurs Rp16.521/USD).
Rinciannya ialah, USD119 juta (Rp1,9 triliun) di bidang kesehatan, USD5 juta (Rp82,6 miliar) pertanian, USD5 juta (Rp82,6 miliar) di bidang teknologi dan bantuan sosial lainnya sebesar USD28 juta (Rp462,5 miliar).
"Jadi sesuatu yang menarik tadi saya bicara dengan beliau, beliau telah memberi hibah ke Indonesia senilai USD159 juta. Di kesehatan USD119 juta, pertanian USD 5 juta, teknologi USD5 juta, bantuan sosial lainnya lintas sektor totalnya lebih dari USD28 juta lebih," kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/5).
Prabowo menyebut Gates Foundation juga banyak berkontribusi di bidang kesehatan melalui PT Bio Farma (Persero). Bill Gates tengah mengembangkan beberapa vaksin dan siap dimanfaatkan 40 negara.
"Vaksin polio beliau bantuannya Rp1,3 triliun dan sekarang kita, Bio Farma, salah satu produsen dua miliar dosis vaksin setiap tahun. Dan ini dimanfaatkan 40-an negara di seluruh dunia, dipakai 902 juta orang," tuturnya.