Prabowo Berikan Keris, Bill Gates Apresiasi Upaya Indonesia dalam Kesehatan dan Pertanian
Keris tersebut diletakan di dalam kotak berwarna biru muda. Bill Gates pun menyentuh keris sembari mendengar penjelasan singkat dari Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto memberikan cenderamata berupa keris kepada pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropi dunia, Bill Gates, saat berkunjung ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5). Penyerahan keris tersebut sebagai simbol penghormatan budaya Indonesia, kepada Bill Gates.
Keris tersebut diletakan di dalam kotak berwarna biru muda. Bill Gates pun menyentuh keris sembari mendengar penjelasan singkat dari Prabowo.
Sebelumnya pada pidato sambutan, Prabowo juga mengumumkan keinginan untuk memberikan bintang anugerah dari Republik Indonesia kepada Bill Gates, sebagai bentuk penghargaan atas jasanya bagi rakyat Indonesia dan umat manusia.
“Tadi saya sudah sampaikan keputusan saya sebagai Presiden Republik Indonesia karena dukungan beliau bantuan beliau untuk Indonesia, tapi tidak hanya untuk Indonesia untuk kepentingan manusia, saya akan menggelar rapat dewan tanda kehormatan karena saya ingin atas nama bangsa Indonesia memberi bintang tertinggi kita untuk salah seorang warga negara asing Karena jasa-jasanya untuk bantu rakyat Indonesia dan rakyat dunia," kata Prabowo.
Bill Gates Apresiasi Upaya Indonesia dalam Kesehatan dan Pertanian
Presiden Prabowo Subianto menyambut hangat kunjungan filantropis sekaligus pendiri Microsoft, Bill Gates di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (7/5).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam meningkatkan akses kesehatan dan penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Bill Gates mengapresiasi langkah-langkah konkret Indonesia dalam mengadopsi vaksin baru seperti rotavirus, pneumokokus, dan HPV untuk melindungi anak-anak dari penyakit mematikan. Gates juga menyoroti peran penting Indonesia dalam uji coba vaksin tuberkulosis (TB) yang akan membawa manfaat besar tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga dunia.
"Indonesia adalah contoh yang hebat dalam mengadopsi vaksin baru seperti rotavirus untuk diare, pneumokokus untuk pneumonia, dan sekarang HPV sedang diperkenalkan," kata Bill Gates.
Dia memuji kolaborasi antara Gates Foundation dengan pemerintah Indonesia. Termasuk, keterlibatan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Dewan Gavi, organisasi global yang berfokus pada distribusi vaksin untuk anak-anak di seluruh dunia.
Bill Gates menilai kerja sama ini efektif selama masa pandemi dan akan terus dilanjutkan dalam berbagai program kesehatan.
"Dia (Menteri Kesehatan) mengenal Gavi dengan baik selama pandemi, di mana hubungan antara Gavi dan Indonesia sangat positif dan kami akan melanjutkan hal itu" jelasnya.
Selain itu, Gates mengapresiasi pemerintah Indonesia dalam penanganan malnutrisi. Dia menjelaskan bahwa mereka memiliki sejumlah alat yang sudah terbukti bagus untuk menggandakan suplemen mikronutrien bagi ibu hamil.
Gates mengapresiasi bahwa Indonesia menjadi yang pertama memiliki program tersebut.
"Indonesia adalah salah satu yang pertama meluncurkan itu dengan tujuan untuk memberikannya kepada semua ibu hamil dengan cepat, dan itu benar-benar membawa perbedaan besar" tutur Gates.
Selain kesehatan, Gates menyoroti kemajuan sektor pertanian di Indonesia, terutama dalam pengembangan bibit unggul dan peningkatan produktivitas tanaman pangan seperti pisang. Ia menyebutkan bahwa dukungan terhadap petani kecil dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan.
"Kami memiliki hubungan baik di Indonesia, bekerja pada hal-hal seperti pisang, di mana Indonesia memiliki keberagaman genetik yang hebat. Kami bisa meningkatkan kualitas pisang di sini, sekaligus membantu menghindari penyakit," ungkap Gates.
Bantuan Bill Gates
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Gates Foundation milik Bill Gates telah memberikan bantuan sebesar USD 159 juta sejak 2009. Sebesar USD 119 juta untuk sektor kesehatan, USD 5 juta bidang pertanian, USD 5 juta bantuan di bidang teknologi, dan USD 28 juta bantuan sosial.
"Jadi sesuatu yang menarik tadi saya bicara dengan beliau, beliau telah memberi hibah ke Indonesia senilai USD 159 juta," kata Prabowo saat menerima kunjungan Bill Gates di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (7/5/2025).
Prabowo menyampaikan Bill Gates juga banyak berkontribusi terhadap vaksin melalui PT Bio Farma (Persero). Saat ini, vaksin produksi PT Bio Farma telah memproduksi 2 miliar dosis per tahun yang dimanfaatkan 42 negara.
"Terutama hal-hal strategic seperti vaksin, vaksin polio, beliau bantuannya 1,3 triliun dan sekarang kita biofarma salah satu produsen, 2 miliar dosis vaksin tiap tahun dan ini untuk dimanfaatkan 42 negara di seluruh dunia. Dipakai oleh 902 juta orang. Jadi hal-hal semacam ini," jelasnya.
Menurut dia, Bill Gates saat ini juga tengah mengembangkan vaksin TBC untuk dunia. Nantinya, Indonesia akan menjadi salah satu tempat yang diuji coba.
"Kita mengetahui bahwa TBC memakan korban kita cukup besar yang meninggal hampir 100.000 tiap tahun dan itu tekad kita untuk menurunkan. Dan beliau menunjukkan komitmen beliau untuk terus membantu kita di bidang itu," ucap Prabowo.