7 Pucuk Senjata Laras Panjang Punya Polri Hilang saat Penjarahan di Jaktim, Dua Sudah Dikembalikan
7 pucuk senjata laras panjang Ruger Mini yang raib dijarah massa di Polsek Matraman. Namun, dua diantaranya sudah dikembalikan.
Kantor polisi mengalami kerusakan dan mobil dinas yang hangus terbakar saat aksi demo ricuh beberapa waktu lalu. Aksi anarkis gerombolan orang tak dikenal itu juga menyebabkan senjata api milik Polri hilang.
Hal itu diungkap oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal. Dia mengakui ada 7 pucuk senjata laras panjang Ruger Mini yang raib dijarah massa di Polsek Matraman. Namun, dua diantaranya sudah dikembalikan.
"Ya, betul. Ada di Polsek Matraman. Ada tujuh dan yang sudah dikembalikan ada dua," ujar dia kepada wartawan, Senin (8/9).
"Ruger Mini, senjata laras panjang," timpalnya lagi.
Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait hal ini. Namun, kasus ini telah diambil alih Polda Metro Jaya.
"Dan sudah ditemukan juga mungkin lebih tepatnya nanti di Polda ya, yang saya tahu yang dikembalikan oleh warga ada dua, yang hilang tujuh, jadi tinggal lima. Nah sepertinya sudah ada diungkap dari rekan-rekan dari Polda Metro Jaya," tandas dia.
Kerugian Polda Metro
Polda Metro Jaya menginventarisir kerugian yang ditimbulkan akibat kerusuhan yang terjadi di Jakarta sejak 25 Agustus 2025 hingga 31 Agustus 2025. Tak tanggung-tanggung kerugian ditaksir mencapai Rp180 miliar.
"Kerusakan yang kami alami terkait fasilitas atau bangunan di Polda Metro Jaya senilai lebih dari Rp180 miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (4/9).
Ade Ary menerangkan, angka itu dihitung dari jumlah fasilitas maupun bangunan milik Polda Metro Jaya yang mengalami kerusakan seperti Mapolres, Polsek, Polsubsektor, maupun Pospol.
"Peralatan atau sarana bangunan, gedung-gedung dari mapolres, mako polsek, Polsubsektor, Pospol lalulintas. Kemudian beberapa material dan peralatan ada 3.430 unit. Kemudian kendaraan ada 108 unit. Kemudian fasilitas bangunan lainnya ada 76 unit," ucap dia.