2 Pria Ditemukan Tewas di Kamar Apartemen, Polisi Temukan 4 Kotak Racun Tikus Diduga Bunuh Diri
Satu korban diketahui berinisial BH (37), sementara satu pria lainnya belum teridentifikasi.
Warga Denpasar Barat digegerkan dengan penemuan dua pria tewas di sebuah kamar apartemen di Jalan Imam Bonjol, Rabu (20/8) siang.
Satu korban diketahui berinisial BH (37), sementara satu pria lainnya belum teridentifikasi atau disebut Mr X.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan kedua korban ditemukan sudah tak bernyawa sekitar pukul 14.00 WITA di kamar nomor 6 apartemen tersebut.
“Ditemukan dua orang laki-laki meninggal dunia. Satu korban masih dalam proses penyelidikan identitasnya,” kata Sukadi, Kamis (21/8).
Kronologi Penemuan
Awalnya, pihak resepsionis melaporkan ada tamu yang seharusnya check out pukul 14.00 WITA, namun tak kunjung keluar kamar.
Karyawan apartemen bersama rekannya kemudian mengecek ke kamar korban.
Saat pintu dibuka dengan kunci cadangan, mereka mendapati muntahan di lantai dekat kasur dan tubuh korban di dalam kamar.
Polisi yang datang kemudian menemukan BH tergeletak di lantai dengan busa keluar dari mulut, sementara Mr. X terlentang di atas tempat tidur dengan tubuh sudah membiru.
Dugaan Bunuh Diri
Di lokasi, polisi menemukan empat kotak racun tikus cair yang sudah habis serta obat pereda nyeri dan demam.
“Kedua korban diduga melakukan aksi bunuh diri dengan mengonsumsi racun tikus,” jelas Sukadi.
Namun, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian.
Pasalnya, dari hasil identifikasi wajah, identitas Mr. X belum dapat dipastikan karena kondisi jari tangan basah menghambat pemeriksaan sidik jari.
Selain itu, ponsel kedua korban tidak menyimpan data berarti dan bahkan tidak memiliki kartu SIM, sehingga menimbulkan tanda tanya baru.
Identitas BH
Sementara itu, alamat pada KTP korban BH diduga palsu. Polisi menemukan bahwa BH tidak tinggal di alamat yang tercatat, melainkan hanya meminjam alamat tersebut.
Hingga kini, pihak keluarga korban juga belum ditemukan.
Jenazah keduanya sudah dibawa ke ruang jenazah RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans PMI Kota Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut.