Ciri-Ciri Baterai Mobil Listrik Mulai Soak
Berikut adalah ciri-ciri baterai mobil listrik mulai soak.
Baterai adalah jantung dari mobil listrik. Tanpa baterai yang sehat, performa kendaraan bisa menurun drastis, bahkan bisa menimbulkan risiko jika dibiarkan terlalu lama. Tapi bagaimana kita tahu kalau baterai mobil listrik mulai mengalami penurunan kondisi?
Menurut Brian Gomgom, Senior Manager Brand Communication Wuling Motors, ada beberapa cara sederhana dan tanda-tanda yang bisa diperhatikan bahkan perawatannya pun ternyata nggak serumit yang dibayangkan.
1. Kenali “Battery Health”, Mirip Seperti di HP
Kalau kamu pengguna iPhone atau smartphone lain, pasti sudah familiar dengan fitur Battery Health. Nah, di mobil listrik, konsepnya serupa.
“Mobil listrik juga punya indikator battery health. Dari situ bisa diketahui apakah kondisi baterainya masih prima atau mulai melemah,” jelas Brian.
Pengecekan ini tidak bisa dilakukan sembarangan, tetapi bisa dilakukan di diler resmi. Di sana, teknisi akan menggunakan sistem khusus untuk memeriksa kondisi sel-sel baterai.
2. Baterai Mobil Listrik Terdiri dari Banyak Sel, Bukan Satu Balok Besar
Salah satu stigma yang masih banyak dipercaya adalah bahwa jika baterai mobil listrik rusak, maka seluruh unit baterai harus diganti. Nyatanya tidak begitu.
“Baterai mobil listrik itu terdiri dari banyak sel, ibaratnya seperti nampan yang berisi banyak gelas. Kalau ada satu gelas yang bocor, bukan berarti semua harus diganti,” ujar Brian.
Ketika dilakukan pemeriksaan, teknisi akan mendeteksi apakah ada sel yang lemah atau bermasalah. Jika iya, cukup sel tersebut yang diganti. Ini membuat perbaikan lebih efisien dan tidak semahal yang dibayangkan.
3. Gejala Awal: Daya Tahan Menurun, Waktu Pengisian Tak Konsisten
Sama seperti baterai ponsel yang mulai melemah, baterai mobil listrik juga bisa menunjukkan tanda-tanda seperti:
Jarak tempuh berkurang drastis
Pengisian daya terasa lebih cepat habis
Waktu pengecasan berubah dari biasanya
Jika hal ini terjadi, ada baiknya segera melakukan pengecekan battery health di diler resmi.
4. Gunakan Pengisian Arus AC Sebisa Mungkin
Selain mengenali ciri-ciri baterai yang mulai melemah, penting juga untuk merawatnya secara rutin. Salah satunya adalah memilih metode pengisian daya yang tepat.
“Pengisian dengan arus AC memang lebih lambat, tapi lebih stabil dan merata,” ungkap Brian.
Ia menjelaskan, pengisian arus DC bisa diibaratkan seperti menyiram air ke satu sisi nampan penuh gelas. Hasilnya, tidak semua gelas terisi rata.
Sebaliknya, pengisian AC bekerja pelan tapi menyebar ke seluruh sel, sehingga daya terisi dengan lebih merata dan sehat dalam jangka panjang.
Ciri-ciri baterai mobil listrik mulai melemah sebenarnya cukup bisa dikenali: mulai dari berkurangnya daya tahan, pengisian yang tak konsisten, hingga penurunan performa.
Namun yang terpenting, baterai mobil listrik tidak harus selalu diganti total saat bermasalah, cukup dilakukan pengecekan dan perbaikan pada sel yang mengalami gangguan.
Dengan perawatan yang tepat dan pengisian daya yang bijak, baterai mobil listrik bisa tetap awet dan optimal dalam jangka panjang.