Apa Itu Ovulasi? Kenali Tanda dan Waktu Terjadinya
Apa itu ovulasi penting diketahui, khususnya bagi yang sedang merencanakan kehamilan.
Apa itu ovulasi penting diketahui, khususnya bagi yang sedang merencanakan kehamilan.
Apa Itu Ovulasi? Kenali Tanda dan Waktu Terjadinya
Apa itu ovulasi penting diketahui setiap orang, terutama para wanita. Ovulasi adalah proses ketika sel telur yang sudah matang dikeluarkan dari ovarium ke tuba falopi untuk dibuahi.
Bagi Anda yang merencanakan kehamilan, masa ovulasi adalah waktu terbaik untuk berhubungan intim agar segera hamil. Selain itu, ovulasi juga dapat dimanfaatkan sebagai KB alami untuk mencegah kehamilan.
Dengan mengetahui periode ovulasi terjadi, Anda bisa merencanakan kehamilan atau justru mencegahnya. Berikut penjelasan apa itu ovulasi dan tanda-tandanya yang merdeka.com lansir dari Healthline dan sumber lainnya:
Apa Itu Ovulasi?
Apa itu ovulasi penting diketahui setiap wanita. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur yang sudah matang dari ovarium ke rahim agar dapat dibuahi sperma.
Proses ovulasi sering disebut sebagai masa subur wanita. Bagi Anda yang merencanakan kehamilan, waktu terbaik berhubungan intim adalah saat ovulasi.Pasalnya, kesempatan hamil di masa ini paling besar daripada waktu lainnya.
Siklus menstruasi wanita terdiri dari empat fase, yakni fase menstruasi, fase folikular, fase ovulasi, dan fase luteal. Pada kondisi normal, keempatnya akan berlangsung secara berurutan setiap bulannya.
Masa ovulasi adalah pelepasan sel telur yang sudah matang menuju rahim agar bisa dibuahi, sedangkan fase luteal merupakan waktu bagi organ-organ bersiap menghadapi kehamilan. Jika pembuahan tidak terjadi, maka akan terjadi fase menstruasi dan siklus terus berlanjut hingga wanita mengalami menopause.
Tanda-tanda Ovulasi
Setelah mengetahui apa itu ovulasi, selanjutnya kenali tanda-tanda ovulasi. Ini penting diketahui bagi Anda yang ingin merencanakan kehamilan atau mencegahnya. Berikut tanda-tanda ketika wanita mengalami ovulasi, di antaranya:
1. Nyeri di Area Perut
Tanda ovulasi yang paling umum terjadi adalah nyeri di area perut. Biasanya, nyeri ini akan muncul tepat sebelum ovulasi terjadi dan merupakan masa paling subur. Jika Anda mengalami tanda ini, bisa terjadi karena ovulasi.
2. Keputihan
Tanda-tanda ovulasi selanjutnya adalah keputihan bertambah. Saat mengalami ovulasi, volume keputihan yang keluar akan meningkat dan konsistensinya kental serta berwarna bening seperti putih telur.
Ovulasi juga ditandai dengan meningkatnya gairah seksual. Menjelang ovulasi, gairah seksual wanita cenderung lebih tinggi. Namun tentu saja tidak semua mengalami hal ini. Faktor lain seperti stres juga bisa mencegah libido naik meski sudah menjelang ovulasi.
4. Payudara Terasa Lunak
Tanda-tanda ovulasi selanjutnya adalah payudara terasa lunaj. Hal ini disebabkan oleh hormon-hormon yang bergerak naik-turun di tubuh selama siklus menstruasi berlangsung.
5. Meningkatkan Temperatur Basal
Saat mengalami ovulasi, temperatur basal tubuh akan meningkat.
Hal ini dipicu oleh kenaikan hormon progesteron di tubuh menjelang ovulasi.
Temperatur ini tidak bisa diukur hanya dengan sekali waktu, karena butuh pengecekan suhu secara teratur beberapa bulan.
Waktu Terjadinya Ovulasi
Setelah mengetahui apa itu ovulasi, selanjutnya pahami waktu terjadinya ovulasi. Wanita mengalami siklus menstruasi berlangsung antara 21-35 hari. Namun, mayoritas wanita memiliki siklus selama 28 hari. Siklus ini dihitung dari hari pertama haid di bulan ini hingga hari pertama haid bulan berikutnya.
Mengingat siklus haid setiap wanita berbeda-beda, tentu waktu ovulasi juga berbeda.
Berikut penjelasan mengenai waktu terjadinya ovulasi:
• Apabila wanita mengalami siklus menstruasi 28 hari, biasanya waktu ovulasi terjadi di hari ke-14 dan paling suburnya adalah hari ke-12, 13, dan 14.
• Jika siklus menstruasi 35 hari, waktu ovulasinya terjadi pada hari ke-21 dan massa subur terjadi hari ke-19, 20, dan 21.
• Apabila siklus menstruasi 21 hari, maka ovulasi akan terjadi pada hari ke-7 dan hari paling suburnya adalah hari ke-5, 6, dan